4 Hari Dicari, Pemuda Keterbelakangan Mental Ini Ditemukan Sudah Tewas

f-tewas

MuriaNewsCom, Rembang – Slamet (35) warga Desa Wonokerto RT 3 RW 4 Kecamatan Sale, Rembang, selama empat hari ini menghilang dari rumah. Pemuda yang memiliki riwayat keterbelakangan mental ini, diduga terseret arus Sungai Kedung Pring, dan sudah dilakukan pencarian oleh tim gabungan dan warga dengan menyusuri sungai.

Slamet, akhirnya ditemukan di kawasan Desa Bunharjo, Jatirogo, Tuban, Jawa Timur pada Rabu (20/7/2016) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Slamet ditemukan pertama kali oleh warga setempat dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kepala Desa Wonokerto Eko menceritakan kronologi penemuan jasad Slamet tersebut. “Salah satu warga yang menemukan itu asal mulanya hendak buang hajat di sungai. Namun, ketika itu dia mencium bau busuk yang menyengat. Setelah dicari, ternyata bau itu muncul dari jasad yang berjarak 3 meter dari tempat buang air besar tersebut,” kata Eko, saat di konfirmasi MuriaNewsCom.

Ketika ditemukan, kondisi tubuh Slamet tersangkut akar pohon yang ada di tepi sungai, dan kondisinya sudah membusuk dan posisi badannya menekuk, seperti orang duduk. Jenazah korban, saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, Kapolsek Sale AKP Isnaini juga menyatakan, jika korban memang terseret arus sungai, dan kini sudah ditemukan.  “Kalau dipantau dari tempat pertama ditemukannya tongkat dan sandal korban saat terseret arus hingga Desa Bunharjo, Jatirogo, Tuban, Jawa Timur itu sekitar 10 km,” ungkapnya.

Dia menambahkan, setelah divisum oleh tim medis Puskesmas Jatirogo, bahwa tidak ditemukan adanya tanda- tanda kekerasan. “Ini murni kecelakaan, dan jenazah korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Baca juga : Tim Gabungan dan Warga Susuri Sungai Kedung Pring Cari Slamet

Editor : Kholistiono