Menteri Pertanian di Jepara Iming-imingi Bantuan Pupuk dan Bibit

mentan e

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat berkunjung di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman hadir di Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, Kamis (14/7/2016). Andi hadir dalam acara kunjungan kerja panen raya di area persawahan desa setempat.

Tak hanya hadir jauh-jauh dari ibu kota Jakarta, Andi juga membawa sejumlah bantuan kepada para petani di Kota Ukir. Bantuan berupa peralatan dan mesin pertanian. Tak hanya itu, petani Jepara juga dijanjikan bantuan bibit dan pupuk gratis.

“Kita mengajak kita berproduksi dan berdaulat pangan. Kita sudah tidak lagi melakukan impor bahkan kita melakukan ekspor,” ujar Menteri Andi dihadapan warga yang hadir, Kamis (14/7/2016) sore tadi.

Dia memberikan puluhan traktor, sepuluh ribu bibit jagung, 14 ribu bibit padi. Bahkan untuk bibit jagung juga diberikan pupuk dan obat gratis. Dia menginginkan agarĀ  puluhan lahan di Kabupaten Jepara dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan Menteri Pertanian datang ke Jepara membawa rizki banyak khususnya pada petani. Rizki itu dalam bentuk alat pertanian, mulai traktor maupun alat tanam lainnya.

“Karakter tanah di Jepara adalah tadah hujan sehingga bergantung pada air hujan sehingga pengaturan tanam tidak bisa sesuai keinginan petani. Untuk itu, bantuan dari pak Menteri tentu saja diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Marzuqi.

Menurutnya, di antara kelemahan dunia pertanian di Jepara adalah kurangnya kader tenaga kerja muda yang bersedia terjun ke dunia pertanian. Banyak yang tidak tertarik sehingga perlu untuk dilakukan pelatihan bagi para generasi muda.

“Kami berharap dan meminta juga kepada pak menteri khususnya penganggaran pembuatan bendung di Batealit agar bisa direalisasikan. Selain itu, perbaikan irigasi dan bantuan pelatihan kepada generasi muda khususnya dalam pengelolaan alat dan mesin pertanian,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami