Polres Jepara Dirikan 8 Posko Mudik

 Pos pelayanan yang didirikan di depan Shoping Center Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)


Pos pelayanan yang didirikan di depan Shoping Center Jepara (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

MuriaNewsCom, Jepara – Sedikitnya delapan posko didirikan di sejumlah titik strategis yang ada di Kabupaten Jepara. Itu terdiri dari lima pos pengamanan, satu pos pelayanan dan dua pos terpadu. Pos-pos tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pemudik dan warga Jepara pada umumnya.

 Kapolres Jepara AKBP M Samsu Arifin mengatakan, pendirian posko dilakukan untuk menjaga, memelihara, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik menjelang, pada saat dan paska Idul Fitri nanti. Lokasi pos didirikan di titik yang dinilai strategis di masing-masing wilayah.

 “Lima pos pengamanan dan satu pos pelayanan didirikan di lokasi rawan kemacetan dan kriminalitas. Selain itu kita juga membuat dua pos terpadu. Total ada 8 pos yang kami dirikan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik yang datang ke Jepara sebagai kota tujuan,” ujar Samsu Arifin.

 Menurutnya, pos pengamanan didirikan di wilayah Kecamatan Welahan, Mayong, Pecangaan, Bangsri dan Keling. Sedangkan pos pelayanan didirikan di shopping center Jepara (SCJ), kemudian pos terpadu di buat di Desa Bendanpete dan PTPN Balong Beji, Kecamatan Kembang.

 “Untuk mengisi pos-pos tersebut, kami akan menempatkan 270 personel dari Polres Jepara yang akan diperkuat oleh personel dari instansi terkait, seperti Kodim 0719/Jepara, Sat Pol PP Kabupaten Jepara, Dinkes Jepara, PMI Cabang Jepara, Orari/RAPI dan Saka Bhayangkara,” jelasnya.

 Samsu juga berpesan, agar warga tetap waspada saat libur Lebaran. Sebab ada beberapa potensi kerawanan maupun gangguan Kamtibmas. Antara lain pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan curanmor, sweeping ormas, tawuran antarkelompok warga, balap liar dan kebut – kebutan, penyalahgunaan narkoba, miras, petasan, aksi intoleransi beragama, terorisme, sabotase, serta bencana alam dan kebakaran.

Editor : Kholistiono