Lahan untuk PLTS di Pulau Genting Karimunjawa Belum Dibebaskan

Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Dinas ESDM Jepara, Ngadimin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kepala Bidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Dinas ESDM Jepara, Ngadimin. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Tiga pulau yang ada di Karimunjawa, yakni pulau Parang, Nyamuk, dan Genting bakal ditempati Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dari ketiga pulau tersebut, Pemkab Jepara masih belum selesai membebaskan lahan yang ada di pulau Genting.

Kepala Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Dinas BMP-ESDM Jepara, Ngadimin mengemukakan, Pemkab Jepara mendapatkan bantuan dari Denmark berupa PLTS yang rencananya diletakkan di tiga pulau tersebut. Pemkab diberi kewajiban untuk menyediakan lahan dan melakukan perawatan setelah PLTS dibangun disana.

”Dari ketiga pulau itu, pembebasan lahan masih dibutuhkan di Pulau Genting. Sedangkan untuk Pulau Nyamuk dan Parang, sudah dilakukan jauh-jauh hari,” ujar Ngadimin kepada MuriaNewsCom, Jumat (27/5/2016).

Menurut dia, lahan yang dibebaskan Pemkab di Pulau Nyamuk seluas 1.035 meter persegi, Pulau Parang seluas 1.500 meter persegi, dan Pulau Nyamuk yang tinggal dilakukan pembayaran seluas 2.114 meter persegi.

”Sebenarnya rencana adanya bantuan PLTS dari Denmark melalui ESP3 sudah lama. Kami sudah lakukan persiapan berupa penyediaan lahan. Hanya di Pulau Genting yang belum. Tapi sebenarnya sudah ada kesepakatan harga,” ungkap Ngadimin.

Baru-baru ini, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap lahan yang akan ditempai instalasi tersebut. Hal itu untuk memastikan kesiapan, serta melakukan perhitungan ulang untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penambahan lahan. Salah satunya mengenai akses ke lokasi lahan. Sebelum lebaran, segala hal terkait dengan penyediaan lahan ditargetkan selesai.

Editor: Supriyadi