Pukul Kentongan jadi Penanda Berakhirnya TMMD di Kudus

Jpeg

Bupati Kudus Musthofa memukul kentongan sebagai tanda berakhirnya program TMMD di Desa Kutuk, Undaan, Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Bupati Kudus Musthofa resmi menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Tahun 2016 Kodim 0722/Kudus, Korem 073/Makutarama di lapangan Desa Kutuk, Undaan, Kamis (26/5/2016).

Sebab pada program pembangunan jalan desa sepanjang 384 meter, lebar 3 meter yang dilaksanakan di Kutuk,3 Mei- 23 Mei 2016, ini telah selasai.

Saat wawancarai oleh MuriaNewsCom, Bupati Kudus Musthofa mengatakan, program TMMD ini sudah sempurna.”Namun alangkah baiknya, di tahun yang akan datang TMMD ini bukan sekadar membangun satu fasilitas. Melainkan harus bisa menyasar ke pojok atau menambah seluruh fasilitas desa,” kata Musthofa.

Dia melanjutkan, bila ke depannya TMMD ini bisa membangun seluruh fasilitas yang dibutuhkan oleh desa, maka program itu juga bisa dipadu padankan dengan program pemerintah. Sehingga pembangunan bisa merata dan menyeluruh.

Diketahui, pembangunan jalan jalan desa dengan cara pengurukan tersebut menghabiskan angaran sebesar Rp 460 juta. Anggaran tersebut berasal dari APBD Provinsi sebesar Rp 160 juta, APBD Kabupaten Rp 270 juta dan swadaya masyarakat sebesar Rp 30 juta.

“Alhamdulliah TMMD ini bisa berjalan baik dan bisa lancar. Akan tetapi untuk ke depasnnya jalan ini bisa dirawat dan dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Dari pantauan, penutupan program TMMD tersebut dihadiri oleh  Kapolres Kudus, jajaran TNI, SKPD terkait, camat, kepala desa hingga tokoh masyarakat setempat. Selain itu, dalam acara tersebut juga diserahkan penyerahan alat kerja secara simbolis kepada TNI, pelaporan kegiatan hingga pemukulan kentongan oleh bupati.

Editor : Akrom Hazami