Petugas Sensus Ekonomi di Rembang Kecele Ditinggal Warga ke Tiongkok

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 dilaksanakan mulai 1 Mei lalu bakal berakhir 31 Mei mendatang. Selama hampir satu bulan berjalan ini, pelaksanaan sensus di Rembang hampir mendekati selesai.

Namun demikian,  Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang masih belum bisa memastikan sensus yang dilakukan bisa selesai 100 persen hingga 31 mendatang. Sebab, hingga saat ini masih ada beberapa rumah yang menjadi sasaran sensus, pemiliknya tidak berada di tempat.

“Di Kecamatan Lasem itu, ada 4 rumah yang hingga kini belum bisa dilakukan pendataan. Sebab, pemiliknya sedang ke China (Tiongkok,red) untuk merayakan Waisak. Petugas sendiri juga belum tahu, hingga kapan pemilik rumah tersebut berada di luar negeri,” ujar Saichuddin, Kepala BPS Rembang.

Meski begitu, untuk pelaksanaan sensus hingga 26 Mei ini, di Rembang sudah mencapi 98 persen. Sehingga, hanya tinggal sedikit lagi untuk bisa menuntaskan pendataan terhadap sasaran sensus.

“Hingga 26 Mei 2016, kami tinggal menyisakan sebanyak 15 blok sensus yang belum dilakukan pendataan,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, 15 blok sensus itu terletak di tiga kecamatan berbeda, di antaranya 5 blok di Kecamatan Sedan, 9 blok di Kecamatan Rembang, dan satu blok di Kecamatan Pamotan.Dari 15 blok itu, ada sekitar 80 rumah.

Menurut dia, pendataan 15 blok sensus tersebut memang sedikit lambat dibandingkan blok lainnya, karena wilayah itu merupakan konsentrasi sensus atau warga padat penduduk serta pemilik rumah yang tidak berada di rumah ketika petugas menyambangi.

Editor  : Akrom Hazami