Akhirnya Warga Rembang Tahu Sosok Petugas Sensus Ekonomi

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pada awal-awal pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016, tak sedikit petugas sensus yang mengalami penolakan ketika melakukan pendataan terhadap responden. Hal itu, dikarenakan, responden mengira jika Sensus Ekonomi tersebut berkaitan dengan pajak.

Namun, setelah petugas menjelaskan dengan detail mengenai tujuan dari Sensus Ekonomi tersebut, responden mulai terbuka untuk dilakukan pendataan.Meskipun, hal itu memang tak mudah untuk memberikan pemahaman.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang Saichuddin mengatakan, jika tak sedikit responden mengira Sensus Ekonomi tersebut terkait pajak. “Padahal ini berbeda dengan sensus pajak, dan hasil pendataan pun diumumkan secara global, bukan per individu,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan, jika pihaknya beberapa kali menggandeng perangkat desa untuk memberikan penjelasan mengenai sensus ekonomi tersebut. Hal ini sampai perlu dilakukan, sebab, perangkat desa dinilai lebih dekat kepada masyarakat desa setempat.

“Kami berterima kasih kepada kepala dan perangkat desa yang sudah ikut membantu menyukseskan Sensus Ekonomi ini. Karena peran mereka cukup penting dalam ini. Ada beberapa responden, yang memang butuh penjelasan dari perangkat desa terkait Sensus Ekonomi ini,” ujarnya.

Dengan adanya pemahaman itu, dirinya mengaku, saat ini masyarakat sudah terbuka untuk dilakukan sensus. Pemahaman mereka terhadap Sensus Ekonomi yang ada kaitannya dengan pajak, sudah terbantahkan.

Editor : Akrom Hazami