PEMBUNUHAN DI PATI : Pembunuh Harsiwi Terancam Pidana Seumur Hidup

Dua orang pelaku pembunuh terhadap Harsiwi (kanan) diamankan di Lapangan Mapolres Pati saat gelar perkara, Rabu (25/5/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

Dua orang pelaku pembunuh terhadap Harsiwi (kanan) diamankan di Lapangan Mapolres Pati saat gelar perkara, Rabu (25/5/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pelaku pembunuhan terhadap Harsiwi (45), yakni Mahmudan (30) yang berperan sebagai “otak” dan Sujito (34) yang berperan sebagai “eksekutor” terancam hukuman pidana penjara seumur hidup. Hal itu dikatakan Kapolres Pati AKBP Ari Wibowo saat menggelar ekspos perkara di Mapolres Pati, Rabu (25/5/2016).

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup. Sebelum terjadi pembunuhan, keduanya sudah merencanakan untuk menghabisi nyawa korban,” ujar AKBP Ari Wibowo.

Ia mengatakan, Mahmudan nekat merencanakan pembunuhan, lantaran diminta pertanggungjawaban korban untuk menikahinya. Namun, Mahmudan enggan menikahinya, karena sudah memiliki anak dan istri.

“Mahmudan didesak korban untuk bertanggung jawab. Korban mengaku hamil. Mahmudan tidak sanggup dan kehabisan pikir, sehingga mulai ada rencana untuk membunuh korban. Mahmudan akhirnya meminta bantuan Sujito untuk menghabisi korban dengan imbalan Rp 2 juta,” imbuhnya.

Setelah rencana untuk melakukan pembunuhan mencapai kata sepakat, Sujito yang sebetulnya sudah kenal korban melakukan telepon dan mengajaknya keluar malam. Sampai di kebun tebu di Dukuh Kebon, Desa Wedarijaksa, korban akhirnya dihabisi dengan cara dipukul, dicekik, dan mulut ditutup dengan syal.

Sepeda motor Beat milik Harsiwi sendiri dibawa Sujito untuk dijual. Namun, sepeda motor tersebut tidak laku dan saat ini berhasil diamankan di Mapolres Pati sebagai barang bukti.

Editor : Akrom Hazami