Kesiapan dan Komitmen Pemkab Jepara Soal Listrik Karimunjawa Ditantang

Kegiatan pembahasan PLTS di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Kegiatan pembahasan PLTS di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Pertemuan antara Pemkab Jepara, Bappeda Jateng dan ESP3 (Environmental Suport Programme) di Setda Jepara, Rabu (25/5/2016) mendapatkan sejumlah hasil. Salah satunya adalah mengenai rencana pemberian PLTS untuk tiga pulau di Karimunjawa yakni Pulau Parang, Nyamuk dan Genting.

Ian Rowland dari Danida ESP3 meminta kesiapan dan komitmen pihak pemkab Jepara. Utamanya untuk menyediakan biaya operasional, pemeliharaan dan pembelian baterai. Dijelaskannya bahwa keberadaan  baterai mampu bertahan hingga 5 tahun.

“Sehingga pada tahun ke-5 pihak Pemkab harus menyediakan biaya pengganti baterai Rp 1,4 M. Selanjutnya pada tahun ke-9 dengan biaya Rp 4,3 M dan tahun ke -14 sebesar Rp. 1,4 M,” ujarnya.

Selanjutnya, untuk kelancaran operasionalisasi, pemkab juga diminta membentuk kelembagaan untuk mengelola, mengoperasionalkan dan mendistribusikan listrik. Kesiapan Pemkab Jepara ini ditunggu hingga sebelum 1 Juli 2016.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyambut baik pembangkit listrik dari energi terbarukan. Utamanya yang akan dilaksanakan di Pulau Parang, Nyamuk dan Genting. Diakuinya hingga saat ini baru dapat menikmati listrik 6 jam setiap harinya. Itu saja bila tidak ada gangguan maupun keterlambatan supali bahan bakar.

“Secara prinsip Pemkab menerima dengan tangan terbuka dan akan berupaya memenuhi persyaratan dan ketentuan yang diperlukan,” kata Marzuqi.

Namun, lanjut dia, melihat besaran anggaran yang harus disediakan, Asisten II sekda beserta Kepala Dinas ESDM mengusulkan untuk dapat meminimalisir biaya baterai. Sehingga tidak terlalu memberatkan APBD Kabupaten Jepara.

Di samping itu meminta penyerahan hibah dapat langsung ke Pemkab Jepara. Sehingga biaya pembelian baterai dapat dibahas bersama Dewan dan masuk dalam APBD. Dengan demikian pelaksanaan penganggaran baterai dari tahun ketahun berjalan lancar.

Editor : Akrom Hazami