Konangan Mesum di Pereng, Muda-mudi Ini Digelandang Satpol PP Jepara

Petugas Satpol PP Jepara meminta keterangan kepada pasangan mesum yang tertangkap basah di Pereng. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Petugas Satpol PP Jepara meminta keterangan kepada pasangan mesum yang tertangkap basah di Pereng. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara saat ini mulai gencar melakukan razia terhadap penyakit masyarakat (Pekat). Hal itu dilakukan seiring dengan semakin dekatnya bulan suci Ramadan tahun ini.

Kepala Satpol PP Jepara, Trisno Santosa mengatakan, pihaknya memang saat ini tengah gencar melakukan razia. Salah satu sasarannya adalah tempat-tempat yang diduga menjadi tempat mesum, dan melakukan perilaku pekat lainnya.

”Salah satunya di kawasan Pereng Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota. Meskipun sering dijadikan sasaran razia, tempat disana memang masih sering digunakan untuk mesum,” ujar Trisno kepada MuriaNewsCom, Jumat (20/5/2016).

Menurut dia, Kamis (19/5/2016) malam hingga Jumat dini hari tadi, pihaknya melakukan razia. Lokasi pertama yang didatangi adalah pemukiman warga di kawasan Pereng tersebut. Di lokasi tersebut, sejumlah kamar di rumah-rumah warga setempat sengaja disewakan untuk pasangan mesum.

Saat mendatangi salah satu rumah, Satpol PP Jepara mendapati pasangan muda-mudi tengah berbuat mesum di salah satu kamar, yakni ML (35) dan MY (30). Kedua muda mudi tersebut tak dapat mengelak saat anggota Satpol PP memergokinya.

”Si laki-laki mengaku baru pertama kali menyewa kamar di kawasan Pereng. Sementara, pasangannya, lebih banyak diam dan menutup wajah saat ditanya,” kata Trisno.

Lebih lanjut Trisno menyampaikan, rumah-rumah di kawasan Pereng sudah berulangkali dirazia. Namun, pemilik rumahnya nampaknya tidak kapok. Bahkan, kegiatan menyewakan kamar untuk pasangan berbuat mesum sudah berulangkali didemo warga.

”Pemilik rumah sudah berulangkali kami beri peringatan. Kalau sampai nanti diulangi lagi, pemilik rumah dan pelaku mesum yang tertangkap basah akan kami tindak tipiring,” tegas Trisno.

Selain menyasar kawasan Pereng, Trisno beserta anak buahnya juga melakukan razia di kawasan terminal lama. Lokasi ini disinyalir dijadikan tempat mangkal para pekerja seks komersial. Terbukti saat petugas datang, banyak wanita yang lari berhamburan.

”Di terminal lama, begitu kami datang mereka (PSK) langung berhamburan lari,” imbuhnya.

Editor: Supriyadi