Kata Bupati Blora, KB Bisa Jadikan Ekonomi Keluarga Lebih Stabil

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Dukuh wadung Ngraho Kedungtuban (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Dukuh wadung Ngraho Kedungtuban (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Bupati Blora Djoko Nugroho menilai program Keluarga Berencana (KB) dinilai bisa menstabilkan ekonomi keluarga. Karena itu, ia menekankan kepada masyarakat agar bisa merubah pepatah lama, yakni banyak anak banyak rezeki menjadi keluarga berencana banyak rezeki.

”Dengan ikut KB, keluarga akan menjadi lebih stabil perekonomiannya,” kata Djoko Nugroho dalam agenda Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Dukuh Wadung Desa Ngraho Kedungtuban, Selasa (17/5/2016).

Selain program KB, ia juga meminta agar budaya gotong royong senantiasa dijaga oleh masyarakat. Menurutnya, hal itu sebagai poros dari pembangunan di semua lini. Mengingat masuknya arus teknologi yang tak terbendung, bukan tidak mungkin budaya lokal yang sarat akan kearifan akan luntur oleh terpaan modernisasi.

Ia juga menyinggung, agar setiap warga bisa menekan pengeluaran keluarga dengan cara yang sederhana. Ia mencontohkan, dengan menanam tanaman yang bisa dikonsumsi di pekarangan rumah.

”Tentu dengan menanam, pengeluaran keluarga akan sedikit berkurang,” ujarnya.

Ia juga menekankan, dari segi pendidikan, setiap anak wajib yang di sekolah. Hal itu dinilai bisa meningkatkan sumber daya manusia. Senada dengan itu, Kokok juga berharap agar segera terbentuk relawan pemberantasan kekerasan pada anak.

Sumaji, Kepala Desa Ngraho, mengungkapkan saat ini di Desa tersebut terdapat 59 penggerak KB. Menurutnya, sampai saat ini masih dibalut dengan semangat dan aktif dalam meberikan penyuluhan. ”Dengan ini, kami berharap diberikan bantuan KB implant,” ujarnya.

Ia melanjutkan, mengenai potensi yang ada, yakni peternakan, bahwa sampai saat ini terhitung 96 KK yang ada di desa sebagai peternak sapi. Namun, dari Pemkab Blora masih terkesan tutup mata olehnya. Ia juga menyinggung mengenai infratsruktur penghubung antara Desa Ngraho menuju Kedinding agar segera difikirkan dan segera dibangun.

”Saat ini pembangunan jalan penghubung Ngraho-Kedinding baru 1,5 kilometer,” jelasnya.

Editor: Supriyadi