Asyik, Pemkab Jepara Bakal Ajukan Tambahan Kuota Elpiji 3 Kilo

Aktifitas bongkar muat gas elpiji di salah satu agen elpiji di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Aktifitas bongkar muat gas elpiji di salah satu agen elpiji di Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kebutuhan masyarakat terhadap gas elpiji untuk bulan Ramadan diprediksi meningkat. Hal itu tidak lepas dari pengalaman pada beberapa tahun yang lalu. Untuk itu, menjelang bulan suci Ramadan tiba, Pemkab Jepara tengah menghitung kebutuhan nanti untuk diajukan tambahan kuota.

Hal itu seperti yang disampaikan Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara, Eriza Rudi Yulianto. Menurut dia, menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Pemkab Jepara berencana menambah kuota gas elpiji 3 kilogram. Mengingat, setiap tahun konsumsi gas elpiji saat Ramadan meningkat.

“Kami tengah melakukan penghitungan kebutuhan gas elpiji saat Ramadan. Penghitungan tersebut dilakukan untuk pengajuan jumlah kuota tambahan. Saat Ramadan memang kebutuhan elpiji meningkat, masyarakat yang biasanya tidak memasak, menjadi memasak untuk menyiapkan kebutuhan makan berbuka atau sahur,” ujar Eriza kepada MuriaNewsCom, Senin (16/5/2016).

Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan tahun lalu, lonjakan konsumsi gas elpiji saat Ramadan mencapai 20 persen dari total kuota gas elpiji untuk Kabupaten Jepara. Namun, pihaknya saat ini belum dapat memastikan berapa kebutuhan gas elpiji saat Ramadan nanti.

”Stok saat ini masih cukup. Untuk kebutuhan saat Ramadan kami masih melakukan penghitungan dulu,” ungkapnya.

Selain merencanakan menambah kuota tambahan, Eriza menambahkan, pihaknya akan memantau harga elipiji di masyarakat. Pihaknya berharap momentum Ramadan tidak dimanfaatkan oknum untuk menaikan harga eceran secara sepihak.

Saat ini pemerintah Kabupaten Jepara telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram sebesar Rp 17.500. Meskiun di masyarakat harga jual gas elpiji tabung melon bervariasi bahkan diatas Rp 20 ribu.

Sementara itu, salah seorang warga pengguna gas elpiji, Zulfa Adnia mengatakan, mengaku sudah mempersipkan jauh-jauh hari untuk kebutuhan gas elpiji di bulan Ramadan. Yang dilakukannya adalah dengan menambah jumlah tabung gas.

”Nanti untuk bulan Ramadan agar tidak kelabakan kalau satu tabung sudah habis,” katanya.

Editor: Supriyadi