Ini Penyebab 18 Warga Belajar di Rembang Tak Bisa Ikuti UN Paket B 

Ujian-Nasional (e)

ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pada pelaksanaan ujian nasional (UN) paket B, 9-11 Mei 2016, setidaknya dari 187, ada 18 warga belajar di Rembang yang menjadi peserta UN tak bisa hadir dalam pelaksanaan UN tersebut.

Agus Sugiyanto, Kepala Seksi Pendidikan Kesetaraan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang mengatakan, penyebab dari ketidakhadiran peserta UN paket B tersebut dikarenakan peserta bekerja di luar daerah.

“Yang bersangkutan itu ternyata banyak menjadi buruh pabrik di luar Rembang. Jadi, pada hari pelaksanaan mereka tidak bisa hadir untuk mengikuti ujian seperti yang sudah dijadwalkan,” ujarnya kepada MuriaNewscom.

Menurutnya, yang bersangkutan sudah dihubungi agar bisa mengikuti ujian susulan yang bakal dilaksanakan ada 16-18 Mei mendatang. Namun, sampai sejauh ini mereka belum ada konfirmasi terkait kehadirannya.

Dalam hal ini, jika memang peserta tak bisa mengikuti UN sesuai jadwal reguler, maka mereka diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Namun, jika pada ujian susulan nanti juga tak hadir, maka dipastikan mereka tidak akan lulus UN.

Untuk itu, dirinya berharap, dari belasan warga belajar yang kemarin belum bisa ikut ujian, maka pada ujian susulan nanti supaya hadir, sehingga bisa lulus.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

18 Warga Belajar di Rembang Terancam Tak Lulus UN Paket B