Wujudkan Rembang sebagai Kota Literasi, Begini Caranya

Edi Winarno, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang saat menutup acara Semarak Pesta Buku Murah (MuriaNewsCom/Kholistiono)

Edi Winarno, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Rembang saat menutup acara Semarak Pesta Buku Murah (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat, sehingga, nantinya dapat terwujud Rembang sebagai Kota Literasi. Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan mengadakan “Pesta Buku Murah” di Balai Kartini yang telah digelar selama beberapa hari ini.

Melalui cara seperti ini, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah (Pustasip) Rembang Edi Winarno mengatakan, masyarakat akan bisa mengakses atau mendapatkan buku-buku berkualitas, namun dengan harga yang cukup terjangkau.

“Saya yakin, dengan hal seperti ini, masyarakat bisa lebih mudah untuk mendapatkan buku, karena memang harganya tidak mahal. Banyak buku-buku yang bisa didapatkan masyarakat, dan Alhamdulillah responnya sangat positif. Banyak masyarakat yang berduyun-duyun ke Balai Kartini ini untuk mengakses beragam buku yang diinginkan,” ujarnya.

Ia katakan, untuk mewududkan Rembang sebagai Kota Literasi menurutnya sangat penting, karena, informasi yang beredar saat ini terus berkembang dengan mudahnya melalui berbagai alat atau media. Sehingga, jika masyarakat tidak cakap dalam menyikapi perkembangan informasi tersebut, maka akan tertinggal.

Dirinya berharap, kecintaan atau budaya membaca dapat tumbuh di masyarakat, yang hal itu bisa dimulai dari keluarga. Makanya, orang tua diharapkan bisa memberikan contoh kepada anaknya agar budaya membaca bisa muncul dari keluarga.

Bukan hanya itu saja, sekolah, sebagai lembaga pendidikan formal juga harus bisa menjadi lembaga yang juga berperan aktif dalam meningkatkan budaya membaca di kalangan peserta didik. Hal itu, menurutnya bisa dilakukan dengan berbagai cara dari pihak sekolah.

Editor : Akrom Hazami