Jangan Kaget, Ini Target Pendapatan Dandangan yang Dipatok Pemkab Kudus

Para pengunjung berjubel di arena hiburan dandangan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Para pengunjung berjubel di arena hiburan dandangan. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menargetkan pendapatan dandangan sebesar Rp 100 Jutaan. Jumlah ini merupakan jumlah keseluruhan yang ditargetkan untuk ratusan pedagang.

Hal tersebut diutarakan Pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Sudiharti, kepada MuriaNewsCom, Rabu (4/5/2016).

”Target Rp 100 jutaan adalah target secara keseluruhan. Mulai dari pedagang musiman yang datang saat dandangan hingga para pelaku UMKM di Jateng yang kami undang,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk UMKM yang diundang dalam dandangan tahun ini sejumlah 35 kabupaten se-Jateng. Hanya, untuk yang hadir belum diketahui berapa jumlahnya.

Mengenai fasilitas, untuk yang dari luar daerah diberikan penambahan berupa tenda. Sehingga akan ada biaya tambahan untuk sewa tendanya.

”Kalau biaya sewanya masih sama dengan tahun sebelumnya. Hanya targetnya yang ditambah, dan jumlah pedagang yang juga ditambah,” ujarnya.

Pada tahun lalu, biaya sewa lapak dibedakan berdasarkan besaran lapak. Untuk lapak biasa dengan ukuran 3×4 meter sebesar Rp 2.000 per hari, sedangkan lapak khusus sekitar Rp 750 ribu selama perayaan Dandangan.

Sementara untuk Retribusi sampahnya, pada tahun lalu juga  sesuai Perbub Nomor
12/2010 tentang Retribusi Sampah dijelaskan bahwa tarifnya untuk setiap meter persegi sebesar Rp 60.

Dengan harga tersebut, tambahnya, banyak pedagang yang tertarik menyewa lapak. Hal itu menunjukkan betapa diminatinya untuk Dandangan. Kondisi tersebut dianggap lebih baik sebab perputaran ekonomi hanya berputar di Kudus. Sedangkan sebelumnya banyak yang pendatang datang.

Editor: Supriyadi