Pemkab Blora Tunggu Rapat Koordinasi dengan Provinsi untuk Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan

Kepala Disperindagkop dan UMKM Blora Maskur (MuriaNewsCom)

Kepala Disperindagkop dan UMKM Blora Maskur (MuriaNewsCom)

 

 

MuriaNewsCom, Blora – Tuntutan warga Blora terhadap lonjakan harga sembako yang sering terjadi di Kabupaten Blora membuat Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM Blora, Maskur angkat bicara.

Hanya, dalam menghadapi lonjakan harga menjelang Ramadan dan lebaran, pihaknya belum menemu formula jitu. Pasalnya, dalam mengantisipasi lonjakan harga, pihaknya masih menunggu rapat kordinasi dengan pihak provinsi.

”Rapat kordinasi akan kami lakukan untuk memecahkan masalah lonjakan harga menjelang puasa nantinya. Rapat akan digelar di tingkat propinsi dan kabupaten,” ujar Maskur.

Meski begitu, lanjut Maskur, bulan lalu sudah ada rapat kordinasi awal dalam mengantisipasi lonjakan harga di Solo dengan Provinsi Jawa Tengah. Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten diminta untuk memantau terus harga sembako dan melaporkan lonjakan harga per minggun ke Bupati dan Gubernur.

”Karena itu, saat ini kami memantau setiap pasar yang ada di Blora. Sejauh ini belum ada lonjakan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jumilah, warga Kunden Blora mengaku sering kesulitan mengatur pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan saat Ramadan tiba. Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan tindakan riil untuk menanggulangi hal tersebut.

”Tolonglah, harga sembako diawasi. Terutama kebutuhan pokok di pasaran, biar tidak terjadi lonjakan harga yang sampai memberatkan masyarakat,” keluh Pedagang di Pasar Induk tersebut.

Editor: Supriyadi

BACA JUGA: Warga Blora Tuntut Pemkab Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan