Kalung Aneh Buat PNS Rembang Terinspirasi dari Jepang

kalung merah (ee)

Petugas memperlihatkan kalung merah untuk PNS Rembang yang tak disiplin (MuriaNewsCom/Kholistiono)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Per 2 Mei 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memberlakukan kebijakan yang terkait dengan kedisiplinan pegawai masuk kerja. Salah satu cara yang dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan adalah membuat kalung merah untuk pegawai. Kalung merah ini, dikalungkan kepada pegawai yang telat masuk kantor.

Menurut Bupati Rembang Abdul Hafidz, kedisiplinan pegawai sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kinerja. Karena, melalui kediplinan, pola kerja dan kualitas kerja akan bisa semakin membaik dan nantinya roda pemerintahan dan pembangunan di Rembang juga akan semakin maju.

“Kedisiplinan itu penting. Saya terinspirasi dari Jepang. Ketika itu, Kondisi di Jepang sedang mengalami kemunduran dan setelah dilakukan penelitian, ternyata faktor penyebabnya adalah kedisiplinan yang kurang. Maka, Jepang kemudian menerapkan budaya disiplin tersebut, dan hasilnya Jepang berkembang pesat,” ujarnya kepada MuriaNewsCom.

Untuk itu, dirinya juga ingin dengan kedisiplinan, Rembang juga bisa berkembang pesat.”Nah, untuk mencapai hal itu yang dimulai dengan cara-cara seperti ini, membudayakan malu, yakni malu untuk datang terlambat,” imbuhnya.

Dalam hal penerapan kalung merah untuk pegawai yang terlambat, dirinya menegaskan jika itu bukan sebuah langkah mundur, meskipun memang sudah ada alat elektronik untuk absensi masuk. Namun, yang lebih ditekankan di sini, katanya, adalah pendekatan emosional.

“Memang sudah ada absensi elektronik. Tapi kan, walaupun datang terlambat, mereka hanya menempelkan jari dan kemudian langsung lari. Beda dengan kalung merah ini. Yang jelas, cara ini bukan untuk membikin malu, tapi membudayakan malu,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

PNS Rembang Telat Kerja Diberi Kalung Aneh