Wow, Kerupuk Daun Jati Buatan Warga Banyuurip Pati Diklaim Bisa Atasi Koleterol dan Anemia

Sutijah (kiri) bersama temannya, Lilik Martini menunjukkan kerupuk daun jati buatannya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Sutijah (kiri) bersama temannya, Lilik Martini menunjukkan kerupuk daun jati buatannya. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kerupuk daun jati buatan warga Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati diklaim memiliki sejumlah manfaat yag bisa memberantas sejumlah penyakit. Salah satunya, mengatasi kolesterol dan anemia, serta menurunkan tekanan darah.

Selain itu, kerupuk daun jati tersebut bisa dikatakan aman dan sehat dikonsumsi karena dibuat dari bahan alami, bebas dari penyedap rasa, pewarna, pengembang atau pengawet.

”Semuanya dibuat dari bahan alami, seperti tepung tapioka, bawang putih, ikan segar sebagai pengganti MSG, daun jati muda yang masih berwarna merah, gula dan garam,” ujar Sutijah, pembuat kerupuk daun jati kepada MuriaNewsCom, Senin (2/5/2016).

Sutijah menjelaskan, membuat kerupuk daun jati cukup mudah. Daun jati yang masih muda dipisahkan dari tulang daun, dicuci dan dicacah hingga lembut. Cacahan daun jati kemudian dicampur dengan tepung tapioka, serta bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan seperti ikan segar, bawang putih, garam, dan gula.

”Bila semua sudah tercampur, kasih air panas dan aduk sampai rata. Setelah itu, kukus sampai matang dan masukkan kulkas sampai satu malam. Selanjutnya, potong-potong sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Jemur satu hari atau sampai benar-benar kering. Tinggal goreng,” tutur Sutijah.

Ia menambahkan, terlalu banyak daun jati membuat sensasi rasa kerupuk menjadi agak mengganggu di lidah. Karena itu, takaran daun jati dan bahan-bahan lainnya mesti pas.

Selain itu, daun jati yang digunakan diambil dari bagian pucuk yang masih sangat muda dengan warna agak kemerahan. Daun yang terlanjur tua sudah tidak bisa digunakan untuk membuat kerupuk.

Saat ini, kerupuk daun jati sudah mulai diproduksi dan akan dipasarkan di wilayah Pati, termasuk luar daerah. Pasalnya, kerupuk tersebut selama ini hanya dipasarkan di daerah Desa Banyuurip dan sekitarnya saja.

Editor: Supriyadi

BACA JUGA: Hebat, Warga Banyuurip Pati Ini Sulap Daun Jati Jadi Kerupuk Lezat