Wahai Pemuda Blora, Belajarlah soal Nilai Pancasila

pemuda pancasila-tyg 20

Sebanyak 150 pemuda mendengarkan penyampaian materi nilai-nilai Pancasila, dalam kegiatan penyuluhan di Desa Gedongsari, Benjarejo, Blora, Rabu (27/4/2016). (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Sebanyak 150 pemuda di Kecamatan Banjarejo, Blora, mengikuti kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, yang digelar di ruang pertemuan Bambu Sanjaya, Desa Gedongsari, Benjarejo, pada Rabu (27/4/2016).

Penyuluhan ini, dilakukan atas kerja sama Kesbangpol Blora dengan Kodim Blora. Alasannya, karena banyak budaya luar yang menggerus, serta perkembangan teknologi erta arus informasi yang tak terbendung, membuat banyak generasi muda saat ini mulai meninggalkan dan bahkan lupa dengan nilai-nilai Pancasila.

Pancasila sebagai ideologi berbangsa yang mulai dilupakan generasi muda. Diharapkan dengan kegiatan ini, para peserta bisa menjadi pioner penggerak kehidupan berbangsa dan bernegara secara utuh.

”Dengan munculnya krisis multidimensi yang antara lain krisis jatidiri dan krisis karakter, menjadi permasalahan dan tantangan generasi muda bangsa ini kedepan. Kegiatan ini bagian kecil dari penanaman nilai-nilai Pancasila kepada pemuda,” ujar Kepala Kesbangpol Blora Anang Sri Danaryanto melalui Kasi Poldagri Siswo Gunawan.

Di sisi lain, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Blora Kapten Chb Sudiyono menyampaikan, wawasan kebangsaan merupakan cara memandang dan kemampuan untuk memahami permasalahan keberadaan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia.

Wawasan kebangsaan menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan. Setelah kegiatan ini, semua peserta diharapkan bisa menjadi generasi muda yang berkarakter baik.

”Termasuk menumbuhkan sikap rela berkorban, tolong menolong, toleransi, dan nasionalisme. Sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat. Mereka juga bisa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuhnya.

Editor: Merie