Bulog Pati Baru Serap Gabah Petani 40 Persen

uplod jam 18 serap gabah (e)

Tim Sergap Pusterad Mabes TNI AD bertemu dengan petinggi Kodim 0718/Pati membahas serapan gabah petani di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Bulog Subdivre II Pati sampai saat ini baru menyerap gabah dari petani berkisar di angka 40 persen. Padahal, Tim Serap Gabah Petani (Sergap) dari Pusterad Mabes TNI AD meminta agar Bulog meningkatkan serapan gabah kepada petani hingga 75 persen.

Kendati begitu, Bulog Subdivre II Pati dianggap sudah cukup baik ketimbang Bulog Sub di daerah lainnya yang hanya mencapai angka 33 persen saja. Penyerapan gabah dari petani dinilai penting untuk stok pangan nasional.

“Bulog Subdivre sudah cukup baik ketimbang sub di daerah lainnya yang hanya berada di angka 33 persen dalam menyerap gabah dari petani. Kalau bisa, semua gabah dari petani diserap Bulog semua. Bila belum mampu, kita targetkan bisa menyerap minimal 75 persen,” ujar Ketua Tim Sergap Pusterad Mabes TNI AD Brigjen Basuki Abdullah kepada MuriaNewsCom.

Ia mengatakan, TNI sekarang diberi mandat untuk mendampingi Bulog terkait dengan serapan gabah dari petani. Hal itu diharapkan agar stok pangan nasional bisa terpenuhi sehingga impor beras dari luar negeri dapat diantisipasi.

“Operasi Sergap akan selesai hingga akhir Mei 2016 mendatang. Dalam waktu sekitar 30 hari ke depan, Bulog harus bisa menyearap gabah dari petani minimal 75 persen. Masih perlu kerja keras agar target itu bisa tercapai untuk stok beras nasional,” ungkapnya.

Stok beras dari Bulog tersebut akan dikeluarkan bila sejumlah hal yang tidak diinginkan, seperti harga beras melonjak tajam dan bantuan bencana. “Stok beras nasional itu nantinya digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Misalnya, saat harga beras naik atau bencana yang tidak diduga yang membutuhkan stok beras,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :

Mabes TNI Minta Hasil Panen Gabah di Pati Diserap Bulog 75 PersenĀ