Desainer Busana Daur Ulang Pati Beberkan Tips Buat Baju dari Koran

uplod jam 20 cara buat gaun koran (e)

Novi Widya Ardani, model cilik yang mengenakan baju daur ulang dari koran. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Sri Wahyuni, ibu pensiunan guru dari Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati membeberkan tips membuat busana daur ulang dari koran. Salah satu kuncinya, mesti sabar, teliti, dan kreatif.

“Pertama, siapkan koran yang masih bagus biar tidak terkesan lusuh. Satu busana bisa menghabiskan satu hingga tiga kilogram sesuai dengan model yang dibutuhkan,” ujar Wahyuni, Selasa (26/4/2016).

Selanjutnya, koran dipotong menjadi beberapa bagian. Satu lembar hasil potongan dibuat menjadi tiga bagian, bawahnya dipotong dan dilipat-lipat seperti membuat kipas.

“Setelah itu, dilipat jadi dua bagian lagi, digunting bagian tengah pada kanan dan kiri. Potong tengahnya, ditali dan diberi perekat. Ada dua bagian yang diberi perekat. Hasilnya, seperti kipas bulat,” tuturnya.

Hal itu diulang-ulang hingga menghasilkan puluhan atau ratusan kipas-kipas kecil. Selain itu, koran dipola, dipotong dan dijahit seperti membuat baju untuk bagian dada hingga pinggang.

“Pada dasarnya butuh kreativitas. Dengan kreativitas, kita bisa membuat banyak model dan bentuk. Jadi, tidak hanya monoton satu bentuk gaun saja,” imbuhnya.

Sayangnya, baju dari koran tidak bisa bertahan lama. Terlebih, sangat susah bila dipakai pada musim penghujan. Karena itu, busana daur ulang dari koran biasanya dipakai untuk fashion dan acara perlombaan.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
Percaya atau Tidak, Busana Anggun Buatan Warga Pati Ini Didesain dari Koran Bekas