Darurat ! Distribusi BBM dan Gas Elpiji ke Karimunjawa Bakal Gunakan Kapal Kayu

Kapal kayu pengangkut barang. Nantinya, BBM dan gas elpiji akan diangkut ke Karimunjawa menggunakan kapal kayu (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Kapal kayu pengangkut barang. Nantinya, BBM dan gas elpiji akan diangkut ke Karimunjawa menggunakan kapal kayu (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara – Krisis bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di Karimunjawa sudah ‘menyiksa’ sedikitnya 10 ribu warga setempat, setelah adanya pelarangan distribusi BBM dan gas elpiji menggunakan kapal kayu.

Karena dinilai kondisi darurat, direncanakan dalam waktu dekat wilayah terluar Kabupaten Jepara tersebut akan dipasok BBM dan gas elpiji menggunakan kapal kayu lagi.

Hal itu bakal dilakukan, lantaran sejauh ini solusi yang sebelumnya diwacanakan Pemkab Jepara yakni pengangkutan menggunakan KMP Siginjai belum terlaksana. Hal itu dikatakan Camat Karimunjawa M Tahsinul Khuluq.

Menurut Tahsin, BBM dan gas elpiji akan kembali diangkut menggunakan kapal kayu, seperti sebelumnya. Satu atau dua hari kedepan akan ada lagi pengiriman BBM ke Karimunjawa dengan menggunakan kapal kayu.

“Kemungkinan sama dengan yang dilakuakn pada 12 April lalu.Karena kondisi darurat, pengiriman BBM akan menggunakan kapal kayu lagi,” ujar Tahsin kepada MuriaNewsCom, Jumat (22/4/2016).

Selain BBM, kata Taksin, pengiriman gas elpiji juga dilakukan. Pengiriman dari Semarang juga dilakukan dengan menggunakan kapal kayu. Hanya saja tidak bercampur dengan BBM. Hari ini, sebanyak 1.500 tabung gas elpigi ukuran 3 kilogram berhasil didaratkan di Karimunjawa. Sehingga, untuk sementara kebutuhan gas elpiji sudah bisa dipenuhi.

“Dalam hal ini memang demi terpenuhinya kebutuhan masyarakat Karimunjawa. BBM dan gas elpiji merupakan kebutuhan yang mendesak,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya serta instansi lainnya yang mengurusi pelayaran diminta mengizinkan kapal kayu untuk mengakut BBM. Sebab saat ini kondisinya darurat. Selain itu, belum ada solusi lain untuk mengangkut BBM.

Editor : Kholistiono