HARI KARTINI : ISNU Hadirkan 9 Perempuan Hebat Kudus

Kegiatan yang diadakan ISNU di salah satu hotel di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Kegiatan yang diadakan ISNU di salah satu hotel di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Adanya Hari Kartini yang selalu diperingati 21 April dinilai banyak orang hanya sebagai perayaan simbolik semata. Oleh sebab itu, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kudus menggelar acara “Malam Anugerah 9 Perempuan Inspiratif Kudus 2016″ di salah satu hotel di Kudus, Rabu (20/4/2016) malam.

Pengurus Cabang ISNU Kudus Kisbiyanto mengatakan, momen Hari Kartini hendaknya jangan sebagai perayaan simbolik saja. Idealnya, hal itu dimanfaatkan dengan hal yang positi, dengan dampaknya yang lebih luas. “Bukan hanya menampilkan berbagai lomba. Namun bagaimana harus bisa menghormati kaum perempuan. Yakni seperti halnya mencari dan mengapresiasi tokoh perempuan yang ada sekeliling kita,” katanya.

Dia melanjutkan, untuk menghargai perempuan itu, pihak ISNU Kudus menghadirkan sembilan perempuan inspiratif yang ada di Kudus. Selain itu, perempuan tersebut juga hadir dari berbagai kalangan. Di antaranya ialah Hj Chumaidah Chamim dari kalangan pendakwah (Ketua Muslimat Kudus), Hj Ismah Ulin Nuha dari pondok pesantren (istri KH Ulin Nuha Arwani), Dr dr Renni Yuniati dari kalangan dokter, Yuli Astuti pengusaha batik Kudus, Hj Noor Haniah aktivis JPPA Kudus, Hj Zahrotun Nisa’Sriyatun, M.Pd.I pendidik, Binta Athivata Attabriez da’i pelajar, Djati Solechah, S.Sos, MM dari Kesabangpol Kudus dan Dra Hj Maisaroh MM politikus.

Kesembilan orang itu merupakan inspirasi bagi semua masyarakat Kudus. Sebab perempuan tersebut bisa melakukan tugasnya di luar kodratnya Seperti halnya menempuh pendidikan yang tinggi, mengayomi perempuan sebagai Ketua Aktivis JPPA, mendidik siswa dan lainnya.

Dari pantauanMuriaNewsCom, acara dihadiri sekitar 300 orang dari berbagai kalangan. Dan kali pertama diadakan ISNU. “Untuk ke depannya kita akan mengadakan secara langsung. Supaya masyarakat bisa tahu bahwa kemampuan perempuan bisa sebanding dengan lainnya.Sementara itu, kita memilih mereka setelah kami survei Januari 2016,” ujarnya.

Editor : Akrom Hazami