Guru dan Kades Kudus, Jangan Takut dengan LSM dan Ormas

uplod jam 16 00 LSM dan ormas jangan takut (e)

Peserta yang merupakan guru dan kades diberikan arahan oleh Kesbangpol Kudus di Aula Desa Rendeng. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan guru SD dan kepala desa dikumpulkan di aula Kantor Kepala Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus, Selasa (19/4/2016). Kegiatan diselenggarakan di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus. Tujuannya untuk diberi arahan supaya tidak takut kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun Organisasi Masyarakat (Ormas).

Kepala Kesbangpol Kudus Djati Solechah mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan arahan, atau informasi kepada instansi pendidikan, dan pemerintahan supaya tidak takut LSM dan ormas.”Sebab mereka pasti beranggapan bahwa LSM dan ormas itu suka mencari kesalahan orang tertentu. Namun anggapan itu keliru dan perlu diluruskan atau diberikan arahan,” kata Djati.

Kegiatan yang digelar secara tiga gelombang. Di hari Senin (18/4/2016) hingga Rabu (20/4/2016) ini diharapkan dapat memberikan pencerahan. “Dalam kegiatan ini ada 210 peserta yang terdiri dari guru dan kepala desa. Kita jelaskan bahwa ormas dan LSM itu juga punya aturannya. Yakni UU Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan mempunyai filosofi pertimbangan. Antara lain ialah adanya organisasi kemasyarakatan atau LSM itu merupakan kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Itu merupakan bagian dari HAM dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dari informasi yang dihimpun, ciri dan sifat organisasi kemasyarakatan ialah tidak bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila. Selain itu, ormas juga harus mencantumkan ciri tertentu yang mencerminkan kehendak dan cita cita ormas sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila. Serta yang terahir ialah bersifat sukarela, sosial, mandiri, nirlaba dan demokratis.

“Yang paling inti dari adanya LSM atau ormas ialah dibentuk oleh masyarakat secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi, kehendak, kebutuhan kepentingan dalam pembangunan demi tercapainya tujuan NKRI yang berdasarkan Pancasila. Sehingga adanya LSM atau Ormas itu merupakan wujud dari demokrasi demi menjalankan pembangunan NKRI. Sehingga instansi pendidikan, perusahaan atau pemerintahan tidak perlu takut. Selagi kinerja instansi, perusahaan itu berjalan sesuai aturan yang ada,” imbuhnya.

Editor : Akrom Hazami