Bupati Terkejut Ketika Pasien Kelas III Masih Bayar Ketika Berobat di RSUD Kudus, Tapi….

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom)

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. (MuriaNewsCom)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Progam Kudus Sehat yang dicanangkan Bupati Kudus Musthofa, hingga kini masih berjalan. Bagi warga kurang mampu yang hendak berobat bisa datang ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, karena pasien tidak dipungut biaya alias gratis.

Hal itu dikatakan Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus dr Aziz Achyar. Menurutnya, Program Kudus Sehat masih diberlakukan hingga kini. Bahkan, untuk memastikan progam tersebut berjalan dengan lancar, Bupati Kudus sampai datang ke lokasi untuk memantau secara langsung.

“Kemarin sore Bapak Bupati datang kemari untuk melihat langsung proses pengobatan secara gratis di rumah sakit ini,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dia menjelaskan, saat kunjungan tersebut, bupati sempat bertanya-tanya kepada pasien yang ada di situ. Bahkan, bupati sempat dikejutkan ketika ada pasien kelas III yang katanya masih harus membayar ketika berobat di RSUD Kudus.

Tak hanya satu pasien saja yang mengatakan seperti itu, tapu dua orang. Penasaran dengan hal itu, kemudian bupati mencari informasi lebih lanjut, dan akhirnya bupati justru malah tersenyum ketika tahu jika pasien tersebut berasal dari luar Kudus, yakni warga Demak dan Jepara.
“Yang berobat disini itu banyak, bukan hanya warga Kudus saja, melainkan pula daerah sekitar. Termasuk Jepara, Demak, Pati, Rembang juga datang kesini,” ujarnya.

Untuk memastikan tidak ada pungutan, katanya, bupati juga bertanya ke pasien kelas III yang berasal dari Kudus, yang ternyata memang tidak dipungut biaya ketika berobat di RSUD Kudus.
“Yang penting harus bawa KTP kudus. Sedangkan yang belum punya KTP, bisa membawa KK atau surat keterangan lainnya nantinya dapat diproses. Pastinya program ini terus berjalan untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono