Inovasi BLK Buka Peluang Warga Tingkatkan Kesejahteraan

kudus-iklan cukai tyg-12 april 2016-pkl 16.00 wib

Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus

 

MuriaNewsCom, Kudus – Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Balai Latihan Kerja (BLK) memang harus melakukan serangkaian inovasi, untuk bisa membuka ruang bagi warga mengikuti aneka kegiatan yang digelar di sana.

Agar mudah untuk menjangkau masyarakat, selain melakukan program pelatihan keliling, BLK juga membuka pendaftaran melalui sistem online. Dengan demikian, maka makin banyak warga yang kemudian mendaftar untuk mengikuti pelatihan di sana.

Pelatihan di BLK sendiri, pada tahun ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016 ini. Bahkan, pesertanya juga sudah banyak sekali. ”Karena kita juga membuka pendaftaran dengan online. Dan ternyata sambutannya juga luar biasa,” jelas Kepala BLK Kudus Sajad.

Dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterimanya, ada berbagai macam pelatihan yang digelar di sana. Tetapi yang jelas, pelatihan itu memang dipilih yang memang dibutuhkan masyarakat. ”Terutama yang bisa langsung diaplikasikan seusai mereka selesai pelatihan,” katanya.

Pelatihan kerja di BLK Kudus dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pengalokasian dana dan pelatihan mengcu pada dua regulasi. Yakni, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi Atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus.

Pada pelatihan tahun ini, sama dengan tahun 2015, dimana BLK tidak memberi alat-alat penunjang usaha. Hal ini, seiring dengan diterbitkannya Peraturan dari Mendagri. Bahwa DBHCHT sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan nomor 20/PMK.07/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan nomor 84/PMK.07/2008 tentang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau dan Sanksi atas Penyalahgunaan Alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, Pasal 7 ayat 1 huruf a Pembinaan kemampuan dan keterampilan kerja masyarakat di lingkungan Industri Hasil Tembakau (IHT) dan/daerah penghasil bahan baku Industri Hasil Tembakau (IHT) dan Peraturan Bupati Kudus Nomor 32 tahun 2013 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau di Kabupaten Kudus. Lampiran III.A.3, Program pembinaan lingkungan sosial, pada kegiatan b.1)a) Pengurangan pengangguran di lingkungan IHT melalui pelatihan dan bantuan sarana bagi pencari kerja.

Misalnya saja jenis pelatihan yang baru saja dibuka. Yakni pelatihan kejuruan listrik dan pendingin, yang memang menyesuaikan kebutuhan di lapangan kerja saat ini. Sehingga, para peserta pelatihan keterampilan di BLK Kudus benar-benar mampu terserap di dunia kerja.
”Adanya pelatihan kejuruan listrik dan pendingin ini yang menjadi jurusan baru bisa memenuhi kebutuhan dan menjawan kebutuhan masyarakat. Dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kecil untuk bersaing di dunia kerja, melalui keterampilan yang dimiliki yang diasah selama mengikuti pelatihan di UPT BLK Kudus,” terangnya. (ads)