Kabar Gembira untuk 25 Ribu Keluarga Miskin Grobogan

uplod jam 22 PKH (e)

Para penerima PKH sedang mengambil uang di Kantor POS Purwodadi beberapa waktu lalu (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kabar gembira buat Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Grobogan yang tercatat dalam Program Keluarga Harapan (PKH). Sebab, dalam waktu dekat, bantuan dana lewat PKH itu akan disalurkan pada penerimanya.

“Pembayaran PKH bagi penerima kita rencanakan mulai 14-23 April nanti. Ini, adalah penyairan PKH 2016 tahap I pada gelombang keenam. Pembayaran PKH ini dipercayakan pada PT POS,” kata Kepala Dinsosnakertrans Andung Sutiyoso melalui Kabid Sosial Kurniawan.

Menurut Wawan, jumlah penerima dana seluruhnya ada 25.315 KSM yang tersebar di 19 kecamatan. Adapun dana yang disiapkan untuk membayarkan PKH ini sebanyak Rp 20,3 miliar lebih.

Besarnya dana yang diterima KSM bervariasi tergantung pada komponen keluarganya. Yang mana, dana yang diterima paling sedikit Rp 112.500 dan paling tinggi Rp 850.000.

Namun, khusus pencairan tahap I nanti ada tambahan Rp 500.000 yang diberikan setahun sekali.

Biasanya, dana tetap tambahan ini diberikan pada bulan Juli saat kenaikan kelas. Namun, tahun ini, pemberian dana tambahan itu diajukan waktunya. Dengan adanya tambahan dana tetap tiap KSM nanti akan dapat uang paling sedikit Rp 612.500 sampai Rp 1.350.000.

Pengambilan dana PKH nanti dilakukan di Kantor POS Purwodadi atau kantor cabangnya di kecamatan. Untuk wilayah kecamatan yang belum ada kantor PT Pos, pembayarannya akan dilakukan di salah satu balai desa atau lokasi yang sudah ditentukan.

“Ada beberapa kecamatan yang memang tidak ada kantor POS pembantu. Seperti, Kecamatan Penawangan, Tanggungharjo, Brati, Klambu, Tawangharjo dan Pulokulon. Hal ini sudah kita siapkan upaya pembayaran PKH biar lebih dekat dengan penerima. Yakni, di salah satu balai desa yang sudah kita tentukan bersama PT Pos,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya sudah menyiapkan tim komunitas untuk menjangkau penerima PKH yang jauh dari kantor pos dan kantor pos pembantu. Saat ini sudah ada enam tim komunitas yang nantinya diterjunkan di enam kecamatan yang tidak ada kantor posnya. Tujuan tim ini untuk memastikan agar para penerima mendapatkan bantuan secara utuh.

Editor : Akrom Hazami