Giliran Orang Tua Korban Trafficking Anak di Bawah Umur Tuntut Hotel Safin Pati

Kuasa hukum orangtua korban trafficking di Pati, Djunaedi memberikan keterangan pada awak media. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Kuasa hukum orangtua korban trafficking di Pati, Djunaedi memberikan keterangan pada awak media. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Orangtua SN, korban perdagangan anak di bawah umur yang mencatut nama “Andro” menuntut kepada Hotel Safin Pati. Tuntutan itu diserahkan kepada kuasa hukumnya, Djunaedi.

Djunaedi saat ditanya MuriaNewsCom, Senin (11/4/2016) mengatakan, pihaknya sudah ditunjuk orang tua korban sebagai kuasa hukum untuk menangani dan menyelesaikan persoalan yang menjadikan anaknya sebagai korban trafficking.

“Dari orang tua korban mengajukan tuntutan kepada Manajer Hotel Safin atau pihak-pihak lainnya terkait dengan penjualan diri anak orangtua,” ujarnya.

Baca juga : Miris! Siswi Madrasah Aliyah di Pati Diduga Dijual untuk Pria Hidung Belang

Ia mengatakan, pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena sudah memperdagangkan anak di bawah umur sebagai alat pemuas nafsu. Itu sebabnya, kasus itu diminta diusut tuntas supaya kasus serupa tidak terjadi lagi.

Sementara itu, orang tua korban mengaku kaget dengan peristiwa yang menimpa anaknya. “Saya hanya bisa nangis. Suami saya merantau di Sumatera. Saya minta keadilan ditegakkan dan usut tuntas pelaku, serta orang-orang yang terlibat,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jateng menangkap tangan Andro yang diketahui menjajakan pelajar salah satu madrasah aliyah (MA) di Pati kepada tamu di Hotel Safin. Kasus itu berbuntut panjang, mulai dari aksi demonstrasi hingga tuntutan kepada pihak manajemen.

Editor : Akrom Hazami

 

Baca juga : Hotel Safin Pati Dituntut Tutup oleh Santri