Pintu Peninggalan Mantan Kades Loram di Masjid Wali Kudus Diselidiki

Jpeg

Pengurus Masjid Wali Attakwa Loram Kulon, Jati, Kudus, memperlihatkan pintu peninggalan mantan kades. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Juru pelihara Masjid Wali Attaqwa Loram Kulon, Afroh Aminuddin mengatakan, asal muasal pintu kenang-kenangan mantan Kepala Desa (Kades) Loram yang berada di masjid, masih jadi misteri.

“Oleh sebab itu, kita akan menggali lebih dalam. Baik itu bertanya kepada para ulama Kudus, atau bahkan kepada orang orang tua yang ada di desa ini,” kata Afroh.

Pintu kenang-kenangan kades di masjid diletakan di dalam masjid bagian selatan. Yakni berada di arah tempat wudu, sebelum tahun 1990-an. Kemudian letaknya berubah karena pada 1990-an, masjid mengalami renovasi. Akhirnya, pintu peninggalan kades dipindah ke bagian tengah.

Pintu itu sekaligus jadi pembatas tempat salat jemaah laki-laki dan perempuan. Ketika 2011, masjid ini kembali renovasi. Pintu peninggalan kades dilepas dan diletakan di serambi masjid. Supaya bisa dilihat dan dibaca orang.

Masyarakat setempat tidak tahu banyak tentang pintu. Termasuk mengenai siapa pembuatnya, siapa pencetusnya, dan yang terkait lainnya. Karenanya, warga akan mencari tahu soal yang terjadi sebenarnya.

Masjid peninggalan dari menantu Sunan Kudus, Sultan Hadlirin, juga menerima benda unik lainnya, pada tahun 1597. Yaitu berupa gapura masjid yang menyerupai pintu.

Editor : Akrom Hazami

Baca juga :
Unik, Setiap Mantan Kades Loram Kudus Beri Kenang-Kenangan Pintu Masjid, Salut http://www.murianews.com/2016/04/09/78452/unik-setiap-mantan-kades-loram-kudus-beri-kenang-kenangan-pintu-masjid-salut.html