Soal Berakhirnya HGB, Ini Tanggapan Ketua Pedagang Pasar Kliwon Kudus

f-upload jam 20 (e)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Pedagang di Pasar Kliwong beberapa hari terakhir ini cukup gelisah, karen Hak Guna Bangunan (HGB) yang menentukan izin penggunaan kios ataupun los yang seharusnya berakhir 2026, harus berakhir April 2016. Ini lantaran adanya perbedaan surat izin antara pemkab dengan pedagang di pasar tradisonal tersebut.

Dari informasi yang dihimpun MuriaNewsCom, izin penggunaan bangunan baik itu kios ataupun los (versi pedagang) baru berakhir pada 27 Juni 2026 mendatang. Hal itu berdasarkan sertifikat yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 1996.

Sementara, dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, HGB Pasar Kliwon akan berakhir pada April 2016. Hal itu didasarkan atas surat perjanjian yang ditandatangani bersama antara pedagang dan Pemkab Kudus.

Terkait HGB ini, Ketua Himpunan Pedagang Pasar Kliwon (HPPK) Sulistyanto, mengaku, saat ini pihaknya sudah cukup lega setelah ada penjelasan dari Bupati Kudus, yang kemarin berkunjung ke Pasar Kliwon.

“Pak Bupati bilang, nantinya HGB akan dikasih kembali. Namun, untuk mendapatkan HGB kembali tentunya ada aturan dan mekanisme. Nantinya itu akan diatur pihak dinas yang terkait,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Dalam kesempatan itu, katanya bupati berpesan kepada pedagang supaya tidak usah risau mengenai berakhirnya HGB tahun ini. Apalagi sampaikhawatir nasib para pedagang. Sebab, pemerintah bakal memperbaiki HGB tersebut.

Meski demikian, pedagang yang terhimpun dalam HPPK nantinya akan menemui pemerintah, terkait tindak lanjut HGB itu. “Dalam waktu dekat, kami akan menghadap Bapak Bupati untuk membicarakan hal ini,supaya pedagang juga senang,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono