PNS Suka Selingkuh, Bupati Grobogan Ancam Hukuman Tegas

 

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat di acara Diklatpim IV di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Danyang, Kecamatan Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan Sri Sumarni saat di acara Diklatpim IV di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Danyang, Kecamatan Purwodadi. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Kasus perselingkuhan ternyata mendapat perhatian serius dari Bupati Grobogan Sri Sumarni. Hal itu terungkap saat, Sri membuka acara Diklatpim IV di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Danyang, Kecamatan Purwodadi, Rabu (5/4/2016).

“Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saya minta memberikan sanksi tegas jika ada PNS yang terbukti berbuat selingkuh. Kalau ada yang mengajukan perceraian karena masalah selingkuh harus diteliti dulu dengan cermat. Soalnya, kasihan keluarganya jika rumah tangga sampai berantakan,” tegasnya.

Menurut Sri, jika tidak ada sanksi tegas maka akan merembet kemana-mana. Sebagai pimpinan kerja harus berani ambil risiko dengan menjatuhkan sanksi buat PNS yang suka selingkuh.

Acara pembukaan Diklatpim IV itu dihadiri Kepala BKD Grobogan Suhadi dan sejumlah kepala SKPD. Diklatpim selama 100 hari kerja itu diikuti 40 orang PNS dari berbagai SKPD. Pelaksanaan diklat dilakukan bekerjasama dengan Badan Diklat Provinsi Jawa Tengah.

Selain masalah perselingkuhan, Sri juga menyampaikan nasihat pada PNS dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Dia meminta agar PNS bisa meniru pegawai perbankan dalam memberikan pelayanan.

“Seperti pegawai bank itu lho kalau memberikan pelayanan. Senyum, supel, dan ramah. Dengan begini masyarakat merasa nyaman dan tidak takut,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami