Alokasi Dana Pengawasan Pilkada Jepara 2017 Dinilai Masih Jauh dari Ideal

 

Pilkada Jepara

 

MuriaNewsCom, Jepara – Anggaran untuk pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara 2017, yang bersumber dari APBD Kabupaten dinilai masih jauh dari ideal.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah Abhan melalui Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Teguh Purnomo mengatakan, jika anggaran yang disediakan Pemkab Jepara melalui APBD 2016 dinilai masih kurang.

“Bawaslu Jawa Tengah telah mengusulkan proposal anggaran pengawasan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara 2017 kepada Pemda Jepara sebesar Rp 9.054.439.000. Jumlah tersebut dengan asumsi jumlah  pengawas pemilihan lapangan (PPL) sebanyak 195 orang dan jumlah pengawas TPS sebanyak 2184,” ujarnya beberapa hari lalu.

Namun, usulan anggaran yang diajukan tersebut, hanya disetujui sebesar Rp 3,5 miliar. Alasannya, katanya bahwa jumlah TPS hanya 1.861 dan DPT sebanyak 901.082 orang.

Selain itu, Pemkab Jepara juga disebut membandingkan anggaran dari kabupaten tetangga, seperti Kabupaten Rembang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora dan Kabupaten Demak. Hal itu, menjadi salah satu bahan pertimbangan mengenai usulan anggaran.

Terkait hal ini, pihaknya akan terus mengkomunikasikan dengan pihak eksekutif. Karena, anggaran yang cukup banyak justru ada pada pengawas pilkada garda paling depan, yaitu pengawas TPS yang masing-masing TPS nantinya akan ada satu pengawas.

“Jika nantinya dipandang perlu, selain kami melakukan komunikasi dengan bupati dan sekda. Kami juga akan melakukan audensi dengan DPRD,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono