Top, Relawan PMI Sulap Air Kotor

Relawan PMI sedang sibuk saat pelatihan program Water Sanitation And Hygine (WASH).

Relawan PMI sedang sibuk saat pelatihan program Water Sanitation And Hygine (WASH).

 

MuriaNewsCom, Blora – Sebanyak 20 relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Blora mengikuti pelatihan relawan program Water Sanitation And Hygine (WASH) di Markas PMI Blora, Kamis (31/3/2016).

Hal itu penting, karena relawan dituntut untuk bisa membuat dan mengolah air kotor menjadi air bersih dan layak minum sehingga warga yang terkena dampak bencana tidak kesulitan akan akses air dan sanitasi.
“Saat bencana kebanyakan yang dilakukan adalah bantuan makanan atau yang lain, jarang akses air dan sanitasi yang diperhatikan,” ujar salah seorang fasilitator program WASH, Eko Angung Purnama.

Adapun komponen dalam pengolahan air kotor supaya menjadi bersih hanya dengan peralatan beberapa ember, paralon ukuran besar dan kecil serta pasir. Sekitar 20 relawan PMI Blora tampak sibuk membuat alat pengolahan air bersih.
Satu persatu alat yang ada, dirakit sedemikain rupa sehingga menjadi alat sederhana pengolahan air yang bisa digunakan saat sitausi bencana di suatu wilayah.

Dengan menguasai teknik dan merakit sendiri alat itu maka, relawan PMI akan selalu siap saat turun di lokasi bencana dan memberikan bantuan akses air bersih yang layak bagi warga. Alat tersebut, menurutnya, sangat sederhana dan mudah dibuat bahkan bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan berapa besar kebutuhan air.

Seperti biosen yang dibuat dari dua buah ember ukuran besar dan kecil yang didalamnya sudah diisi pasir dan beberapa penyaring maka bisa menjadi alat pemroses air saat banjir yang airnya tidak layak konsumsi.

Ulil Alab, salah satu peserta mengakui menerima pengetahuan baru karena mampu merakit sendiri alat penjernih air. “Kelihatannya memang susah namun karena dirakit bersama maka menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Hal baru tersebut nantinya jelas akan diterapkan bukan hanya di lokasi bencana tetapi juga saat masa normal seperti saat ini. Sebab di Blora akses air bersih disejumlah tempat masih sulit sehingga alat yang ada bisa dicoba kepada masyarakat. Khususnya penerima program dari WASH yang ada di Blora.

Editor : Akrom Hazami