Nasib Pungkruk Jepara Hingga Kini Belum Jelas

Salah seorang warga mencari sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan diantara puing-puing reruntuhan bangunan di Pungkruk, Kamis (31/3/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

Salah seorang warga mencari sesuatu yang masih bisa dimanfaatkan diantara puing-puing reruntuhan bangunan di Pungkruk, Kamis (31/3/2016). (MuriaNewsCom/Wahyu Khoiruz Zaman)

 

MuriaNewsCom, Jepara– Eksekusi pembongkaran tempat karaoke dan sejumlah bangunan lain di kawasan Pungkruk telah dilakukan pada Oktober 2015 lalu. Sebelum eksekusi dilakukan, Pemkab Jepara menjanjikan di awal tahun 2016 dilakukan pembangunan untuk kawasan kuliner. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda dimulainya pembangunan tersebut.

Hal itu seperti yang terlihat dari pantauan MuriaNewsCom, Kamis (31/3/2016). Lokasi yang dulu dibongkar dengan menggunakan sejumlah alat berat itu, kini kondisinya masih tak jauh beda dengan kondisi sehari pascaeksekusi. Puing-puing reruntuhan bangunan tempat karaoke maupun bangunan lainnya masih memenuhi semua sudut yang dulunya jadi tempat hiburan malam.

Hanya ada segelintir bangunan yang masih berdiri, seperti tempat ibadah dan lapak pedagang yang terlihat belum lama dibangun sebagai warung kecil. Sisanya sudah runtuh dan belum Nampak tanda-tanda akan dibangun dan disulap menjadi pusat wisata kuliner seperti yang dijanjikan pemkab setempat.

Keberadaan puing-puing dan reruntuhan bangunan hasil eksekusi itu, juga dimanfaatkan segelintir orang untuk mencari barang yang masih dapat dimanfaatkan. Itu terlihat tidak hanya sesaat usai eksekusi, namun sampai saat ini juga masih ada yang mencari sesuatu yang bisa dimanfaatkan dari puing-puing tersebut.

“Sejak dibongkar tahun lalu, kondisinya masih sama. Tidak ada perubahan yang signifikan. Ya masih seperti ini saja, memang hanya ada puing-puing bangunan yang belum dibersihkan,” ujar salah seorang warga yang kerap melintas di kawasan tersebut, Solihul Huda kepada MuriaNewsCom, Kamis (31/3/2016).

Menurutnya, seharusnya pemerintah lebih cepat melakukan pembangunan di Pungkruk. Sebab, proses seksekusi pembongkaran dilakukan sudah cukup lama. Padahal, Pungkruk telah dideklarasikan menjadi pusat wisata kuliner sejak lama. Namun kini justru yang terlihat hanyalah puing-puing bangunan saja.

Editor : Kholistiono