Koperasi di Pati Butuh Auditor Independen untuk Antisipasi Kecurangan Pengurus

Jean Christopel Prihyanto, penulis buku Mantra MEA dari Desa saat ditanya soal pentingnya koperasi di era MEA. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Jean Christopel Prihyanto, penulis buku Mantra MEA dari Desa saat ditanya soal pentingnya koperasi di era MEA. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

MuriaNewsCom, Pati – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pati Slamet Singgih menyarankan supaya koperasi di Pati bisa menggunakan jasa auditor independen untuk mengantisipasi adanya kecurangan yang dilakukan pengurus. Sebab, dalam pelaksanaannya, tak sedikit pengurus yang mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang anggota.

Padahal, koperasi yang dianggap sebagai soko guru perekonomian negeri mestinya mengutamakan kepentingan anggota. Karena itu, auditor independen dinilai punya peran penting untuk menciptakan koperasi yang sehat.

”Banyak koperasi yang tumbang, karena tidak sehat. Itu berawal dari sikap pengurus yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang anggota. Itu yang salah kaprah. Butuh auditor independen untuk membuat koperasi supaya bisa sehat,” ujarnya kepada MuriaNewsCom, Kamis (24/3/2016).

Di Pati, sedikitnya 40 persen koperasi tidak aktif lagi karena banyak hal. Namun, hal itu dibarengi dengan pengajuan pendirian koperasi baru yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

”Ada sekitar satu hingga dua koperasi baru yang didaftarkan. Jumlahnya cukup meningkat signifikan, meski kenyataannya 40 persen tidak aktif. Koperasi yang bertumbangan itu disebabkan kesalahan pengelolaan yang tidak berpijak pada nilai-nilai koperasi yang benar,” imbuhnya.

Karena itu, ia menyarankan supaya anggota koperasi mesti berani melakukan kritik terhadap pengurus yang terindikasi tidak bisa mengelola dengan baik. Hal itu diamini Jean Christopel Prihyanto, penulis buku Mantra MEA dari Desa dengan mengambil riset di wilayah Pati.

”Pengawas koperasi harus aktif memantau perkembangan, termasuk anggota dan auditor independen. Itu untuk menyelamatkan koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat dalam rangka bersaing di era MEA seperti sekarang ini,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni