Polisi Tunggu Laporan dari Korban, Terkait Kasus Sodomi di Desa Sidoharjo Pati

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Pati – Kasus sodomi yang diduga dilakukan seorang modin di Desa Sidoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Pati membuat warga setempat gempar. Pasalnya, modin tersebut dikenal juga sebagai guru ngaji di rumahnya.

Informasi yang dihimpun MuriaNewsCom di lapangan, pelaku selama ini dipercaya masyarakat untuk mendidik anaknya di bidang agama. Bahkan, pelaku juga memiliki profesi sebagai tenaga pendidik di sebuah sekolah swasta.

Namun, kelainan seksual yang dialami pelaku yang diduga melakukan aksi sodomi kepada muridnya membuat warga setempat geram. Perbuatan bejat itu dilakukan, saat suasana rumah sepi. Momen itulah dimanfaatkan pelaku untuk “bermain burung” dengan korban yang tak lain muridnya sendiri.

Sekretaris Desa Sidoharjo Tarjo mengaku, si modin saat ini sudah mulai tidak masuk kerja ke balai desa. “Dia sudah dipecat. Saat ini, modin di desa tinggal dua orang saja,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP R Setijo Nugroho saat dikonfirmasi belum menerima laporan terkait dengan kasus asusila yang melibatkan anak tersebut. “Kami masih menunggu laporan. Kalau laporan sudah masuk, kami akan tangani. Kalau terbukti, pelaku akan di sidang di pengadilan,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Baca juga : Miris! Seorang Modin di Pati Diduga Lakukan Tindakan Asusila Terhadap18 Bocah

Satu gagasan untuk “Polisi Tunggu Laporan dari Korban, Terkait Kasus Sodomi di Desa Sidoharjo Pati

  1. Ping-balik: LBH Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Bocah Di Bawah Umur Di Tambaharjo Pati | Muria News

Komentar ditutup.