Sebelum Punya Gedung, BKAD Bogorejo Tempati Kantor Kecamatan

Prosesi selamatan seusai peletakan batu pertama pembangunan Gedung BKAD Bogorejo. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

Prosesi selamatan seusai peletakan batu pertama pembangunan Gedung BKAD Bogorejo. (MuriaNewsCom/Rifqi Gozali)

 

MuriaNewsCom, Blora – Dalam operasional serta pengelolaan aset fisik, sebelumnya Kantor Kecamatan Bogorejo menjadi tempat yang bagi beberapa program pemberdayaan masyarakat, Program Pengembangan Kecamatan (PPK) tahun 2003, kemudian Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MD) 2008 sampai sekarang.

Kali ini, Badan Kordinasi Antar Desa (BKAD) Bogorejo boleh berlega. Pasalnya, gedung baru bakal mereka miliki. Seno, Ketua BKAD Kecamatan Bogorejo mengungkapkan dalam pembangunan gedung baru yang terletak di Desa Jeruk, Bogorejo, menghabiskan anggaran sebesar Rp 445.813.000.

Baca juga : Gedung BKAD Bogorejo Dibangun untuk Selamatkan Aset PNPM

”Namun, tahun ini baru tersedia Rp 300 juta. Kekurangannya nanti dilaksanakan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan dana,” katanya.

Ke depannya, ia berharap dengan adanya gedung kelembagaan BKAD tersebut bisa berjalan dengan baik, lancar, tertib, aman, dan nyaman. ”Ini semua dapat terlaksana dengan kerja sama serta dukungan dari semua pihak,” ujarnya.

Sementara, Suwaji, Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BPMPKB Blora mengungkapkan, dibangunnya gedung ini merupakan pembangunan gedung BKAD yang ke sembilan dari 14 Kecamatan eks PNPM-MD.

”Ini pembangunan gedung kelembagaan yang ke sembilan dari 14 Kecamatan. Utamanya adalah untuk penyelamatan aset eks PNPM-MD. Yang belum empat kecamatan, yaitu Sambong, Jiken, Jepon dan Tunjungan,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni