Empat Hari Sebelum Lengser, Bupati Grobogan Bagi-bagi Hadiah Buat Camat dan Kades

Bupati Grobogan bagi-bagi hadiah untuk camat dan kepala desa (Kades) yang wilayahnya lunas pajak sebelum jatuh tempo di pendapa kabupaten. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

Bupati Grobogan bagi-bagi hadiah untuk camat dan kepala desa (Kades) yang wilayahnya lunas pajak sebelum jatuh tempo di pendapa kabupaten. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Bupati Grobogan Bambang Pudjiono, Kamis (10/3/2016) menyerahkan beragam hadiah buat pada camat dan kepala desa (Kades) di pendapa kabupaten. Acara bagi-bagi hadiah jelang masa tugas Bambang yang tinggal empat hari lagi tersebut dilakukan bagi camat dan kades yang wilayahnya tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBBP2) tahun 2015, berhasil lunas dengan cepat sebelum jatuh tempo.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Daerah Grobogan Sugiyanto, Pimpinan Cabang Bank Jateng Purwodadi Siti Ulfa, Asisten I Puji Raharjo dan Kepala DPPKAD Moh Sumarsono. Hadir pula, Kabag Pemerintahan Desa Daru Wisakti dan para camat serta puluhan kades.

Dalam kesempatan itu, Camat Tegowanu Kasan Anwar mendapat hadiah berupa AC karena wilayahnya berhasil lunas PBBP2. Satu-satunya wilayah kecamatan yang dapat hadiah hanya Tegowanu.

Sedangkan Kades Penganten Junaidi mendapat hadiah utama berupa sepeda motor karena desanya paling cepat lunas PBBP2 tahun 2015. Dimana, pada bulan Maret 2015, seluruh warganya sudah melunasi PBBP2 hanya dalam waktu satu hari.

Selain itu, ada lagi lima kades yang dapat hadiah berupa satu unit komputer. Kemudian, ada puluhan kades lain dari beberapa kecamatan dapat hadiah televisi dan kipas angin.

”Kepada para camat dan kades yang wilayahnya lunas PBBP2 tahun 2015 saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini. Dan, saya merasa senang karena hanya empat hari sebelum purna tugas masih bisa berkesempatan menyerahkan hadiah bagi camat dan kades yang berprestasi,” kata Bambang.

Kepala DPPKAD Grobogan Moh Sumarsono menambahkan, PBBP2 merupakan pajak yang punya potensi besar di Grobogan. Dimana, pada tahun 2013 potensinya mencapai Rp 19,7 miliar lebih. Kemudian, tahun 2014 naik jadi Rp 19,9 miliar lebih dan tahun 2015 naik lagi hingga Rp 22,6 miliar lebih. Sementara tahun ini, potensinya mendekati angka Rp 23 miliar.

”Dari potensi ini, saya menganggap penting dan strategis terhadap segala upaya yang dilakukan dalam rangka penanganan PBBP2 tersebut. Saya berharap agar potensi ini bisa direalisasikan semaksimal mungkin menjadi penerimaan riil dan selanjutnya bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan pelaksanaan pembangunan,” jelasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni