Ternyata Eks Gafatar Kudus Ada yang Pamitan ke Pemdes sebelum ke Kalimantan

 Warga eks Gafatar tampak berada di Pendapa Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

Warga eks Gafatar tampak berada di Pendapa Kudus. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kepala Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, Bambang Gunarjo mengatakan ada sembilan orang warganya yang tergabung Gafatar.

“Satu keluarga yang berjumlah sembilan orang memang secara resmi izin kepada desa untuk pindah ke Kalimantan. Semantara itu, harta bendanya yang ada di Tumpangkrasak juga sudah  dijual,” katanya.

Selain itu, lanjut Bambang, berhubung harta bendanya sudah dijual, maka nantinya kesembilan orang ini sementara akan tinggal di rumah saudaranya, di Getaspejaten, Jati.

Dari informasi, kesembilan orang warga sudah meninggalkan kampung halamannya semenjak bulan Oktober 2015.

Hal serupa juga diiyakan oleh Kepala Desa Ngembalrejo, Bae, Moh Zakaria. Kepergian warganya ke Kalimantan juga izin ke pemdes.

“Kalau warga saya ada 11 orang yang tergabung dalam 2 keluarga. Untuk lama kepergiannya ada yang 6 bulan dan ada yang 2 tahun,” kata Zakaria.

Editor : Akrom Hazami