Wow! Ini Sekolah Dasar Terkaya di Rembang

Kasi Kurikulum TK / SD Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Kusrini, mengatakan satu-satunya SD yang tidak menerima PIP adalah SD Islam Al Furqon, Jumat (29/1/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

Kasi Kurikulum TK / SD Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Kusrini, mengatakan satu-satunya SD yang tidak menerima PIP adalah SD Islam Al Furqon, Jumat (29/1/2016). (MuriaNewsCom/Ahmad Wakid)

 

MuriaNewsCom, Rembang – Satu-satunya sekolah dasar di Rembang yang menolak dan tidak menerima penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2015 adalah SD Islam Al-Furqon. Karena semua siswa di sekolah tersebut, berasal dari keluarga yang terbilang mampu secara ekonomi.

Hal itu diungkapkan oleh Kasi Kurikulum TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, Kusrini, kepada MuriaNewsCom. Kusrini mengatakan Dinas Pendidikan setempat, telah menyalurkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun anggaran 2015 kepada 374 sekolah baik negeri maupun swasta di 14 kecamatan di Kabupaten Rembang.

”Dana PIP sudah dibagikan kepada 43.487 siswa SD dari keluarga tidak mampu se-Kabupaten Rembang, baik sekolah negeri maupun swasta. Namun, ada satu sekolah yang tidak mengajukan, karena semua siswa berasal dari keluarga yang terbilang mampu secara ekonomi. Yakni, SD Islam Al-Furqon Rembang,” ungkapnya.

Dijelaskan olehnya, penyaluran dana PIP itu melalui 16 tahap dan rampung bulan November kemarin. Masing-masing siswa mendapatkan Rp 450 ribu untuk siswa yang duduk di kelas II hingga kelas V dan khusus siswa kelas I Rp 225 ribu.

”Syarat siswa bisa menerima PIP di antaranya memiliki Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Kemudian siswa yang tidak memiliki KPS juga boleh diusulkan pihak sekolah dengan menggunakan Formulir Usulan Sekolah atau FUS,” terangnya.

Dana PIP, kata Kusrini, merupakan bantuan pendidikan yang diperuntukkan untuk membantu siswa kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan belajar mengajar. Yaitu membeli peralatan sekolah berupa tas atau juga bisa untuk biaya transportasi sesuai petunjuk teknis yang ada.

”Dari kuota 21.123 siswa yang ditetapkan Pemerintah, Rembang akhirnya mendapatkan jatah 43.487 siswa. Jadi, membengkak banyak dari kouta pemerintah pusat. Berapapun yang diusulkan sekolah asalkan memenuhi syarat bisa berpeluang untuk menerima PIP,” tandasnya.

Editor : Titis Ayu Winarni