12 Laporan Penyelewengan SKPD Kudus Sudah Dikantongi Kejari

Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Hasran Harahap S. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Hasran Harahap S. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

MuriaNewsCom, Kudus – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, masih menyelidiki laporan yang diberikan masyarakat. Nantinya, Kejari akan menyelidiki hingga April mendatang.

Kepala Kejari Kudus Hasran Harahap S mengatakan, selama 2015 lalu, laporan yang diterima sebanyak12 laporan. Semuanya laporan yang masuk hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

“Kita selidiki hingga kisaran Maret April mendatang. Apalagi kami dari kejaksaan juga sudah bertambah personalnya,” kata Hasran kepada MuriaNewsCom.

Dia membantah kalau selama 2015 kejaksaan dianggap “tidur” atau tak menggubris laporan. Sebab laporan yang masuk tetap ditindaklanjuti oleh tim.

Dari 12 Laporan yang masuk, kata dia, tidak semuanya berjalan. Sebab dua laporan di antaranya sudah dicabut oleh pihak pelapor.

“Kalau memang tidak ada yang salah kenapa harus dilaporkan. Makanya ada yang dicabut. Dan kami juga sudah melakukan pengecekan,” ujarnya.

Dibeberkannya sedikit, jika semua laporan yang sudah masuk tidak ada yang berasal dari penyelewengan desa. Melainkan dari sektor lain seperti SKPD dan instansi lain.

Dari penyelidikan yang dilakukan, pihaknya mendorong untuk mengembalikan kerugian negara. Sebab kerugian yang ada jumlahnya tidak terlalu besar.

“Klaim misalnya pembangunan proyek, ukuran besinya atau beratnya itu kurang, maka kita harapkan dapat segera dikembalikan ke kas negara kekurangannya. Sebab nominalnya tidak besar,” jelasnya.

Pihaknya tidak akan mencari-cari kesalahan orang. Melainkan lebih pada menyelidiki sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Editor : Akrom Hazami