BP2KB Jepara Tegaskan untuk Mengawal Kasus Dukun Cabul

Ilustrasi

Ilustrasi

 

MuriaNewsCom, Jepara – Kasus pencabulan yang dilakukan oleh seorang dukun bernama Mukri (60) warga Desa Damarjati RT 05 RW 06 Kecamatan Kalinyamatan, Jeparamendapat perhatian khusus dari sejumlah pihak. Salah satunya dari Bidang Perlindungan Anak pada Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Jepara.

Kepala Bidang Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan Sri Utami menjelaskan, pihaknya menyatakan komitmennya untuk mengawal kasus pencabulan dengan korban seorang anak di bawah umur dan ibu korban.

“Kami memiliki tim, baik dari psikolog, hukum, dan yang lainnya untuk mengawal kasus tersebut. Rencananya, Kamis besok kami akan mendatangi korban,” ujar Sri Utami kepada MuriaNewsCom, Rabu (20/1/2016).

Menurutnya, pihaknya akan mengawal baik proses hukum bagi pelaku maupun perkembangan kesehatan dan psikologis korban. Sebab, kasus tersebut tergolong kasus yang keji sehingga harus mendapatkan perhatian yang lebih.

Sementara itu, terkait dengan jumlah korban pencabulan yang dilakukan oleh pelaku, pihaknya menyatakan, sementara ini baru dua orang, yakni seorang anak dan ibunya. Sedangkan untuk kemungkinan adanya korban yang lainnya, untuk saat ini belum ada laporan yang masuk lagi, baik kepada polisi maupun kepada pihaknya.

“Sampai saat ini masih ditangani pihak kepolisian. Dan sejauh ini memang baru dua korban itu, belum ada tambahan korban,” katanya.

Editor : Kholistiono