Dukun Palsu Jepara Ini Tega Cabuli Gadis di Bawah Umur Dekat Ibunya

Ilustrasi MuriaNewsCom

Ilustrasi MuriaNewsCom

 

JEPARA – Berkedok sebagai penyedia pengobatan tradisional, seorang dukun ditangkap oleh pihak kepolisian Polres Jepara. Karena dia diduga menjadi dukun cabul setelah melakukan tindakan asusila kepada para pasiennya.
Ya, dia adalah Mukri (60) warga Desa Damarjati RT 05 RW 06, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara.

Mukri dilaporkan oleh salah satu pihak keluarga pasien yang menjadi korban asusilanya ke polisi, yang mengetahui tindakannya tersebut. Akhirnya pihak kepolisian pun mengamankan Mukri atas tuduhan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suwarsana mengatakan, pelapor merupakan ayah dari korban berinisial IPS (14), seorang remaja asal Kecamatan Kalinyamatan. Korban tersebut dicabuli oleh tersangka saat berobat di kediaman tersangka pada Minggu 10 Januari 2016 lalu.

“Tersangka ini merupakan dukun pengobatan. Sedangkan korban merupakan pasien yang berobat kepada tersangka,” kata Suwarsana kepada awak media, Selasa (19/1/2016).

Menurut dia, saat itu korban IPS sedang berobat ke tempat praktik tersangka diantar oleh ibunya. Keluhan korban kepada tersangka adalah sakit mata. Kemudian, korban diminta untuk menutup matanya dan membuka pakaian yang dikenakannya. Selanjunya korban diminta tidur terlentang.

“Ketika itu, pelaku atau terlapor dengan leluasa melakukan tindak kejahatan asusilanya,” kata dia.

Dia menambahkan, korban diancam oleh pelaku jika apa yang telah dilakukan oleh pelaku tersebut diceritakan. Korban diancam, jika menceritakannya maka mata yang sakit akan menjadi bengkak atau membesar. Namun, kelakuan tersangka tersebut pun lama-lama diketahui oleh ayah korban dan akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)