Anggaran untuk Klinik Jalan di Jepara Meningkat 500 Persen

Klinik jalan saat menambal jalan yang berlubang di wilayah Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Klinik jalan saat menambal jalan yang berlubang di wilayah Kabupaten Jepara. (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

 

JEPARA – Tahun 2016 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tak main-main untuk menjadikan sektor infrastruktur menjadi skala prioritas. Pasalnya, untuk anggaran klinik jalan ditingkatkan lima kali lipat atau 500 persen dari alokasi anggaran di tahun lalu.

Ketua Komisi D DPRD Jepara Agus Sutisna mengatakan, alokasi pos klinik jalan mencapai Rp 10 miliar. Angka ini meningkat drastis dibanding tahun lalu yang hanya dianggarkan Rp 2 miliar.

”Alokasi Rp 10 miliar itu yang ada di APBD murni, sementara di APBD Perubahan minimal dianggarkan Rp 5 miliar. Anggaran klinik jalan memang diperbesar untuk memberikan respon cepat, jika ada jalan yang mengalami kerusakan,” kata Agus kepada MuriaNewsCom.

Akan tetapi menurut dia, selama ini informasi yang masuk ke Komisi D terkait titik jalan yang rusak sangat minim. Untuk itu, masyarakat diminta untuk cepat memberikan informasi jika ada titik jalan yang rusak dan butuh penanganan segera.

”Kita butuh peran serta masyarakat untuk memberikan info yang cepat dan segera bisa kita teruskan kepada SKPD terkait,” imbuhnya.

Dia menambahkan, tahun ini total anggaran untuk infrastruktur di Jepara mencapai 10, 68 persen dari total APBD 2016. Di Dinas Bina Marga, Pengairan dan ESDM total ada 225 miliar baik dari APBD maupun dana alokasi khusus DAK, serta di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan 85 miliar. (WAHYU KZ/TITIS W)