Ini Strategi BLH Rembang untuk Raih Adipura

adipura

 

REMBANG – Kegagalan Kabupaten Rembang dalam meraih penghargaan Adipura pada tahun lalu diharapkan agar tidak terulang kembali.

Untuk itu, demi mendapatkan penghargaan bergengsi dalam kategori kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaaan itu, pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rembang optimis mampu meraih Adipura pada tahun 2016 ini.

Kepala BLH Kabupaten Rembang Purwadi Samsi optimis dapat meraih kembali Adipura yang baru tiga kali didapatkan oleh daerah yang berada diujung timur Jawa Tengah ini. Menurutnya, salah satu persiapan yang dilakukan BLH, yakni pengadaan becak sampah dan tong sampah.

“Kemarin sudah tidak berhasil. Pada 2016 ini, dengan kesiapan kita termasuk membeli becak dan tong sampah, mudah-mudahan Adipura akan kembali kita raih,” ujarnya ketika berbincang dengan MuriaNewsCom di Gedung Setda Rembang, Jumat (15/1/2016).

Rencananya, 30 unit becak sampah dan 100 tong sampah akan didistribusikan dan ditempatkan di titik-titik strategis yang menjadi titik pantau. Titik pantau yang menjadi penilaian, yakni kantor-kantor SKPD, sekolahan, dan beberapa desa yang berada di wilayah Kota Rembang.

Menurut Purwadi, untuk meraih penghargaan Adipura bukanlah sesuatu yang sulit asalkan masyarakat Rembang dan SKPD di wilayah setempat dapat bersinergi menjaga kebersihan dan keindahan kota. “Karena sebetulnya meraih Adipura itu mudah, asal dibantu dengan masyarakat dan SKPD,” tandasnya.

Pihaknya mengajak kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk mengimbau masyarakatnya terkait pengelolaan sampah dan kebersihan. “Dari kecamatan, desa, hingga ke RT atau RW, kami harapkan mengimbau kepada masyarakat agar pengelolaan sampah perlu ditangani dengan serius, terutama pemilahan sampah organik dan non organik,” tambahnya. (AHMAD WAKID/KHOLISTIONO)