Ini Kronologi Pemerkosaan Bocah 14 Tahun di Jepara

Ilustrasi Pemerkosaan. (MuriaNewsCom)

Ilustrasi Pemerkosaan. (MuriaNewsCom)

 

JEPARA – Peristiwa pemerkosaan mendera bocah di bawah umur, HI (14), warga Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, Jepara menjadi korban kebejatan lelaki.

HI diperkosa dua priatak bertanggung jawab di kebun di kawasan Sreni, Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari.
Ayah korban, Ali Yudi membeberkan kronologi kejadian tersebut. Menurut dia, mulanya pada Sabtu, 14 November 2015 lalu, sekitar pukul 14.00 WIB anak semata wayangnya tersebut dijemput oleh teman perempuannya berinisial Er (14). Pamitnya mau ambil HP ke sekolah.

“Tetapi sampai malam hari tidak pulang-pulang, kemudian saya cari kemana-mana tidak ketemu. Dan baru pulang hari Minggu sekitar pukul 09.00 WIB,” terang Ali kepada MuriaNewsCom, Selasa (12//1/2016).

Menurutnya, tak lama kemudian dia mendapatkan informasi dari salah seorang guru yang mengaku diadu oleh anaknya kalau telah diperkosa. Kemudian dirinya menanyakan secara langsung kepada yang bersangkutan dan ternyata betul, bahwa anaknya jadi korban pemerkosaan.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jepara pada Senin, 16 November lalu. Termasuk ke Badan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Jepara.

Dari visum yang dilakukan di RSUD Kartini Jepara, menyatakan HI memang positif diperkosa. Keluarga korban pun sudah beberapa kali dipanggil, termasuk proses pemeriksaan saksi. (WAHYU KZ/AKROM HAZAMI)