Cabut Tuntutan Pembebasan Lahan, Warga Mijen Kaliwungu Kudus Inginkan Jalan Lingkar Segera Jadi

Jembatan di desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu yang sudah kokoh sejak 2003 lalu. Jembatan itu dibangun untuk membuat jalan lingkar dengan menyambungkan Mijen dengan Klumpit Gebog. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Jembatan di desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu yang sudah kokoh sejak 2003 lalu. Jembatan itu dibangun untuk membuat jalan lingkar dengan menyambungkan Mijen dengan Klumpit Gebog. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Ratusan warga Mijen, berharap pembangunan jalan di lingkar utara segera diselesaikan. Bahkan, untuk menyukseskan pembangunan jalan itu, para warga sampai mencabut tuntutan yang sebelumnya pernah dilayangkan.

Hal itu diutarakan Kades Mijen, Kecamatan Kaliwungu Sukri, menurutnya tuntutan kepada pihak kepolisian sudah dicabut lantaran warga sepakat untuk terus dibangunnya jalan yang tembus hingga Peganjaran, Bae, Kudus itu.

”Kami sudah mengadakan pertemuan selama beberapa kali dengan warga. Hasilnya, semua sepakat kalau jalan segera dibangun hingga selesai,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Sebelumnya, kata dia, memang ada warga yang melaporkan kasus jalan lingkar itu kepada pihak kepolisian. Hanya, laporan itu sudah sangat lama dan malah mengganggu pembangunan jalan.

Tidak hanya itu, laporan warga yang didampingi oleh LSM yang enggan disebutkan namanya, juga sampai pada Kejati. Namun, para warga sekarang sudah sepakat untuk tidak meneruskan perkara pembebasan tanah jalan lingkar itu.

”Apalagi yang bersangkutan, dalam hal ini yang melaporkan juga sudah meninggal. Sehingga warga lain yang ada, berniat agar jalan segera diselesaikan,” ujarnya. (FAISOL HADI/TITIS W)