Keberadaan Pengemis di Kawasan Menara Kudus Disebut Meresahkan

Sejumlah pengemis di kawasan Menara Kudus sedang meminta uang kepada para peziarah (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

Sejumlah pengemis di kawasan Menara Kudus sedang meminta uang kepada para peziarah (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Beberapa lokasi di Kabupaten Kudus menjadi sasaran empuk bagi pengemis untuk mengumpulkan recehan demi recehan. Di antaranya adalah kawasan menara Kudus atau kawasan Makam Sunan Kudus.

Namun, keberadaan pengemis di kawasan menara ini disebut meresahkan. Karena, ketika meminta uang kepada peziarah, pengemis terkesan memaksa.

”Musim ziarah seperti ini banyak pengemis, terlebih lagi menjelang bulan Ramadan nanti. Pengemisnya jumlahnya lebih banyak dari sebelumnya, dan mereka terkesan memaksa dalam meminta kepada peziarah,”kata Suud, pedagang di kawasan Menara Kudus kepada MuriaNewsCom.

Menurutnya, selama dia bekerja di lingkungan menara, dia kerap kali melihat pengemis yang selalu mengejar peziarah. Bahkan, sebelum mereka dikasih uang oleh peziarah, para pengemis masih mengejarnya.

Bukan hanya itu saja katanya, jika mereka tidak dikasih uang oleh peziarah, ada juga di antara mereka yang malah mendoakan yang tidak baik kepada peziarah.

”Pengemisnya mengejar-ngejar peziarah, setelah dapat, mereka langsung pergi. Namun, jika tidak dikasih uang maka dia terus mengejarnya sampai dapat. Kalau saya lihat penghasilan pengemis ini banyak,”ujarnya.

Yang disayangkan juga, katanya, pengemis di lingkungan menara justru bergaya mewah dengan hasil mengemis tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan pola konsumsi yang tidak mencerminkan sebagai pengemis. “Kalau makan itu mereka yang enak-enak dan beli makanan yang mahal,” ungkapnya. (FAISOL HADI/KHOLISTIONO)