Tanpa Stiker Khusus, PKL di Kudus Bakal Diobrak Abrik

Stiker PKL (e)

Stiker khusus PKL sebagai penanda PKL yang legal. Jika pada gerobak, lapak, mapun tenda tidak terdapat stiker tersebut, PKL terancam digusur. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

KUDUS – Rencana penataan PKL di Kudus, semakin digalakkan. Termasuk pada 2016, pemkab Kudus megeluarkan stiker khusus untuk para PKL. Jika nantinya dalam lapak maupun tenda PKL tidak tertempel stiker, maka PKL dianggap ilegal dan terancam digusur.

Hal itu disampaikan Plt kepala Dinas Dagsar Kudus Sudiharti. Menurutnya, stiker khusus itu sudah dibagikan kepada para PKL. Sehingga tinggal menunggu petugas dalam melakukan penindakan berupa pengecekan saja.

”Saat gebyar PKL 5 Januari lalu langsung dibagikan. Jadi kalau dicek, stiker harus ada pada tiap PKL,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Sadi Dupardi Danu (61) seorang pedagang sekaligus ketua paguyuban di Jalan Mangga, Kecamatan Kudus Kota membenarkan hal itu. Dia menuturkan kalau saat gebyar PKL sudah dibagikan stiker itu.

Bahkan, saat itu petugas langsung meminta menempelkan stiker pada gerobak yang dimiliki pedagang. Sehingga kini semua angggota paguyuban, gerobak PKL-nya sudah tertempeli stiker.

”Sudah ada, jadi jika mau dioperasi sudah aman karena sudah ada strikernya. Jumlahnya 15 pedagang untuk paguyuban kami,” jelasnya. (FAISOL HADI/TITIS W)