Yes! Pemkab Pati Segera Realisasikan Penambahan Kuota Elpiji 12 Persen

Seorang pekerja tengah memasok tabung elpiji bersubsidi 3 kg di salah satu pangkalan di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

Seorang pekerja tengah memasok tabung elpiji bersubsidi 3 kg di salah satu pangkalan di Pati. (MuriaNewsCom/Lismanto)

 

PATI – Memasuki awal tahun, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pati Ahmad Kurnia memastikan segera merealisasikan penambahan kuota elpiji bersubsidi 3 kg sebanyak 12 persen dari tahun sebelumnya. Hal itu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan elpiji di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

Pasalnya, selama ini semua warga menggunakan elpiji bersubsidi 3 kg yang semestinya hanya digunakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal itulah yang menyebabkan kuota elpiji di Pati harus diajukan penambahan pada 2016.

”Sebetulnya kuota pada 2015 yang berada di angka 8,3 juta tabung elpiji sudah cukup memenuhi kalau semuanya diperuntukkan untuk MBR. Namun, fakta di lapangan berbeda. Semua warga yang klasifikasinya mampu juga banyak menggunakan elpiji bersubsidi,” kata Kurnia saat dihubungi MuriaNewsCom, Kamis (7/1/2016).

Kendati begitu, ia tetap mengusulkan penambahan kuota elpiji 3 kg untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Lagipula, masih ada sekitar empat desa di Kabupaten Pati yang belum memiliki pangkalan elpiji.

”Ada sekitar empat desa di Pati yang belum memiliki pangkalan elpiji bersubsidi. Kalau usulan dari kami disetujui, maka empat desa itu akan dibangun pangkalan elpiji baru,” tukasnya. (LISMANTO/TITIS W)